Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Siswi Pencuri Sesari Korban Perceraian, Ayah-Ibu Kawin Lagi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali mengunjungi SMK tempat siswi pencuri sesari. Pihak KPPAD memastikan sikap pihak sekolah serta pangempon pura. Hasil kunjungan ada 7 poin.
Pertama, pelaku memang benar yatim piatu. Kedua orang tua cerai dan masing-masing kawin lagi keluar.
“Umur 3 bulan dirawat oleh kakeknya. Tetapi ayahnya yang dulu nyentana ke rumah ibunya masih ada dan ikut merawatnya tetapi hubungan dengan ibu tirinya kurang harmonis,” ujar Komisioner KPPAD Bali, Made Ariasa.
Yang kedua, keluarga kakek dari ibu maupun bapak memang secara umum kurang mampu. Ketiga, siswi itu memang menunggak uang komite selama 1 tahun sejumlah Rp. 1.120.000.
Keempat, pihak sekolah tetap menerima siswi untuk melanjutkan sekolah dan berjanji menjaga siswi tersebut dari kemungkinan mengalami bully oleh teman atau lingkungan.
“Kewajiban uang komite diminta dicicil agar tidak diskriminasi dengan siswa penunggak lainnya,” ujar Komisioner asal Desa Mas, Kecamatan Ubud itu.
Kelima, keluarga kakek atau pengasuh siswi itu juga hadir berjanji memberikan perhatian lebih baik secara ekonomi. “Mereka mengaku tidak mampu,” ujarnya.
"Keenam, untuk kasus hukum positif dari pihak Polsek akan melakukan upaya Diversi,” ujarnya.
Ketujuh, secara adat sudah dilakukan upacara Guru Piduka oleh pangempon Pura dengan desa adat tanpa membebankan biaya kepada siswi dan keluarganya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3956 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1377 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 931 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 858 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun