Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh Bawa 62 Orang, 7 Anak-anak, 3 Bayi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang hilang kontak dipastikan jatuh di perairan Kepualauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) siang.
"Bahwa telah terjadi lost contact pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta - Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB, dan kini jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Untuk itu kami turut prihatin atas kejadian ini," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam jumpa pers secara daring, Sabtu (9/1/2021) malam dikutip dari Suara.com.
Budi mengungkapkan, sebanyak 50 penumpang dan 12 kru pesawat berada di dalam pesawat tersebut. Dia merinci pesawat membawa 43 orang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.
"Total penumpang 50 orang, bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi," ucap dia.
Budi meminta doa dari masyarakat agar proses pencarian dan penyelamatan berjalan secara lancar. "Mohon doa restu dari seluruh masyarakat agar proses pencarian dan penyelamatan berjalan dengan lancar," tutur Menhub Budi.
Adapun hotline untuk informasi penumpang yakni dengan nomor 021-80637817. Sementara kata Budi, posko berada di Terminal 2 D Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 kali terdeteksi radar berada di atas perairan Pulau Seribu. Pesawat itu bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (9/1/2021)
Pesawat berjenis Boeing 737-500 itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB. Pesawat diperkirakan tiba di Pontianak pada pukul 15.15 WIB.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan