Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Tas Kresek Dilarang Masuk Pura di Ketewel Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa adat Ketewel, Kecamatan Sukawati memiliki cara dalam menekan peredaran sampah plastik. Yakni melarang pemedek masuk ke pura membawa tas kresek. Apabila ada sarana upacara sepertinya canang dibungkus kresek, wajib dilepas.
Hal itu tampak saat upacara piodalan di Pura Payogan Agung selama Rabu, 26 Oktober hingga Rabu 2 November 2022. Umat akan masuk pura dijaga oleh kader kebersihan lingkungan. Aturan itu berlaku di semua pura di Ketewel.
Bendesa Adat Ketewel I Wayan Ari Sutama mengatakan pembatasan pemakaian plastik di Pura ini sebagai Implementasi dari Pergub nomor 97 Tahun 2018 tentang pengurangan pemakaian plastik sekali pakai.
“Prajuru dan Kader Kebersihan Lingkungan Desa Adat Ketewel bersinergi melakukan pembatasan pemakaian kantong plastik atau kresek dalam kegiatan Upacara di semua Pura di Desa Ketewel,” jelas Ari Sutama.
Sebagai pengingat, sebuah pengumuman dipajang di depan pintu masuk pura. “Atur piuning tityang majeng ring para bhakta, pemedek miwah Krama sareng sami. Mangda risajeroning makta aturan, bakti nenten nganggen kantong plastik utawi tas kresek (diumumkan ke umat masuk ke pura tidak membawa kantong plastik atau kresek, red),” bunyi spanduk itu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik