Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Tentara Israel Tembak Dokter Palestina Hingga Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tentara Israel menembak dokter Palestina hingga tewas. Wanita bernama Mai Afaneh ini dituduh melakukan percobaan serangan pada tentara dengan mobil.
Menyadur ABC News Kamis (17/06), Afaneh, yang berusia 28 tahun, meninggalkan beberapa postingan Facebook putus asa tentang banyaknya warga Palestina yang dibunuh oleh Israel.
Meski begitu, kerabat mengatakan wanita yang memperoleh gelar doktor di bidang psikologi di Yordania itu tidak punya alasan atau kemampuan untuk melakukan serangan.
Dia mengajar di universitas setempat dan memiliki kehidupan keluarga yang baik dengan suami dan putrinya yang berusia 5 tahun, kata kerabatnya.
“Dia tidak berafiliasi secara politik. Yang dia pedulikan hanyalah studinya dan membantu keluarga dan suaminya,” kata ayahnya, Khaled Afaneh.
Sang ayah bercerita, malam sebelum ditembak, putrinya tertawa dan banyak bicara saat ia menghabiskan malam bersama cucunya. Dia mengatakan Afaneh baru keluar dari rumah sakit dan sangat lemah.
“Bahkan jika dia benar-benar ingin menyerang, mereka dapat dengan mudah menghentikannya. Tidak ada pembenaran untuk membunuhnya,” katanya, berbicara di pinggiran timur Yerusalem.
Menurut tentara, Mai Afaneh mengendarai mobilnya ke arah sekelompok tentara di lokasi konstruksi di Hizmeh. Ia disebut turun dari mobil dan mengacungkan pisau sebelum ditembak.
Militer mengatakan seorang tentara terluka ringan dan tidak ada kamera keamanan di tempat kejadian sehingga tidak dapat memberikan rekaman kejadian tersebut.
“Saya yakin dia kehilangan kendali atas mobil. Mungkin dia salah masuk,” kata pamannya, Usama Afaneh. “Saya tidak percaya dia bermaksud melakukan apa pun. Itu bukan sifatnya.”
Afaneh menambah panjang daftar orang Palestina yang dibunuh oleh mitier Israel tanpa alasan yang jelas. Kasus-kasus sebelumnya selalu memiliki pola yang sama, yaitu tentara melaporkan upaya serangan oleh warga Palestina yang biasanya bertindak sendiri dan tidak berafiliasi dengan kelompok militan mana pun.
Kemudian, tentara Israel akan bertindak dengan alasan 'menetralisir' penyerang. Menurut Kementerian Luar Negeri Israel, ada sekitar 20 warga Palestina yang tewas dalam berbagai aksi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan