Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Terindikasi Rabies, 3 Desa di Gianyar Jadi Sasaran Vaksinasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tiga desa di Kabupaten Gianyar disasar untuk program suntik rabies. Tiga desa itu terindikasi ataupun pernah terjadi wabah rabies. Vaksinasi dilakukan untuk meminimalisir kasus gigitan anjing gila.
Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Made Santiarka, menyatakan desa yang disasar adalah Desa Peliatan, Kecamatan Ubud; Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring; dan Desa Serongga, Kecamatan Gianyar. Vaksin rabies ini melanjutkan program 2021.
“Yaitu menyasar desa luar yang pernah terdapat anjing rabies dan desa-desa yang pernah terdapat anjing rabies,” ujar Made Santiarka, Jumat (21/1).
Sampai Kamis, anjing yang sudah divaksin sebanyak 700 anjing. Santiarka mengaku, saat ini warga yang memelihara anjing sudah memiliki kesadaran untuk memvaksin peliharaan mereka. Sebelumnya, di tahun 2021 lalu, terdapat enam desa yang dikatagorikan zona merah rabies.
Desa tersebut adalah Desa Sebatu, Medahan, Buruan, Taro, Bresela, Keliki, Melinggih dan Ubud. Sedangkan desa dengan populasi anjing tertinggi adalah Desa Lodtunduh dan Kelusa.
“Desa-desa tetangga dari zona merah itu, kami tuntaskan untuk vaksinasi, guna memotong rantai penyebaran lebih luas,” ungkapnya.
Hanya saja persoalannya, di desa-desa pelosok, kesulitan vaksinasi anjing. Sebab peliharaan warga dilepasliarkan. “Itu kesulitan kami” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1544 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1162 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1011 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 890 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah