Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Terkait Kerumunan Saat Bade Tumpang 9 Roboh, Ini Kata Kapolres Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana menanggapi terkait adanya kerumunan saat peristiwa bade tumpang 9 roboh di Desa Adat Keliki, Tegallalang, Gianyar. Dia mengatakan sudah memonitor dan menginterogasi pihak terkait.
"Keramaian itu, kegiatan keagamaan yang pada prinsipnya bisa dilakukan. Cuma pesertanya harus dikurangi. Insiden kemarin, berdasarkan hasil rapat koordinasi sejatinya pelaksanaannya sudah sesuai prokes," ujarnya.
Yakni, pengarakan dilakukan secara estafet dengan jumlah orang dibatasi 50 orang pada jarak tertentu.
"Tapi ada musibah, saat bade patah itulah menarik semua warga mendekat. Akhirnya kerumunan, dan ada proses evakuasi. Seandainya tidak patah, panitia sudah mengatur 50 orang satu kali estafet," jelas Kapolres.
Seharusnya, estafet pertama langsung pulang setelah tugasnya selesai. Yang terjadi justru semakin berkerumun karena melihat musibah.
"Orang yang seharusnya pulang akhirnya balik lagi. Padahal sudah diatur sedemikian rupa. Seandainya sesuai rencana, di kuburan terbatas, usai prosesi pulang, tinggal keluarga. Prihatin juga, dengan almarhum dan keluarganya," jelas Kapolres.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan