Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Tidak Buatkan Sarapan, Suami Tega Kurung Istri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang suami di Selangor, Malaysia mengurung istrinya di apartemen setelah marah karena tidak menyiapkan sarapan untuknya. Menyadur World Of Buzz, Rabu (16/6/2021) kejadian tersebut terjadi di kotara Klang, ibukota Selangor, Malaysia.
Sinar Harian melaporkan, Kapolsek Klang Selatan ACP Shamsul Amar Ramli mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.15 waktu setempat, Senin (14/6).
Selain dikurung, korban yang berusia 27 tahun tersebut diduga juga mengalami kekerasan dan mengalami luka di bagian kepala. Korban kemudian dikunci di dalam rumah dan ponselnya juga disita oleh tersangka berusia 28 tahun untuk mencegah istrinya menghubungi orang lain.
"Namun, korban berhasil meminta tetangga yang tinggal di seberang rumahnya untuk menghubungi polisi," tambah Shamsul Amar.
Tim polisi segera bergegas ke lokasi dan berhasil membebaskan istri dan dia kemudian dibawa ke kantor polisi untuk mengajukan laporan. Pihak berwenang berhasil menangkap tersangka di lokasi yang sama hari itu juga dan dia mengaku terlibat dalam kasus tersebut, kata Shamsul Amar kepada Sinar Harian.
Diketahui, tersangka berusia 28 tahun itu memiliki riwayat catatan kriminal. Kapolres ACP Shamsul Amar Ramli mengatakan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan. Kasus tersebut saat ini sedang diselidiki berdasarkan Bagian 323 KUHP dan Bagian 18A dari Undang-Undang KDRT 1994.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan