Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Tidak Ingin Ada Pertumpahan Darah, Anand Mau Dieksekusi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tokoh spritual Lintas agama Anand Krishna akhirnya mau dijemput paksa oleh tim kejaksaan yang dibantu pihak kepolisian. Anand beralasan terpaksa mau dibawa petugas karena ia tidak ingin melihat pertumpahan darah di Padepokanya di Desa Tegalantang, Ubud, Gianyar, Bali.
Anand Krishna di eksekusi paksa sekitar pukul 11.00 Wita oleh tim dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dibantu petugas kepolisian yang dibekingi Dalmas Polda Bali. Penangkapan paksa terhadap penulis ratusan buku meditasi dan spritual itu berlangsung menegangkan.
Bahkan akibat eksekusi membabibuta itu membuat murid dan pendukung Anand Krishna mengalami beberapa tindak kekerasan oleh petugas. "Petugas melompat pagar memaksa masuk, tujuh murid Pak Anand dibanting petugas sehingga mengalami trauma," kata Putu Puji Astuti, salah satu murid Anand yang menyaksikan jalannya eksekusi, Sabtu (16/2/2013).
Beberapa murid Anand lainnya yang sedang melaksanakan kegiatan spiritual di Anand Asram juga mengalami tekanan psikologis setelah acaranya dibubarkan petugas.
Menyaksikan keributan di dalam padepokannya, Anand yang mengenakan baju serba putih itu akhirnya luluh dan bersedia digiring lalu dinaikan mobil oleh petugas untuk dibawa ke Polda Bali. "Bapak tidak menyerah, beliau akan terus melawan ketidakadilan kesewenang-wenangan oknum penegak hukum," tegas Puji.
Anand mengaku mau di eksekusi dari pasraman tempatnya tinggalnya selama ini, karena ia tidak ingin melihat ada pertumpahan darah dipadepokan tempat ia biasa bermeditasi. "Bapak tidak ingin melihat ada lagi tindak kekerasan, apalagi harus menimpa murid-muridnya," jelasnya.
Sesuai komitmen awal, menurut Puji, Anand Krishna tidak akan berhenti dan tetap akan terus berjuang menegakkan kebenaran serta menyebarkan semangat kasih sayang dan perdamaian dunia.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 241 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan