Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Tim Penyelam dan Alat Khusus Dikerahkan Cari KMP Yunicee
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah kejadian tenggelamnya KMP Yunicee pada Selasa (29/06/2021) malam pukul 19.05 WITA, Kabarharkam Mabes Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto langsung meninjau Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Rabu (30/06/2021).
"Saya bersama kapolda hari ini meninjau upaya pencarian korban dari KMP Yunicee yang sejak tadi malam diusahakan oleh teman-teman dari Polda Bali Polres Jembrana, Tim Sar dan TNI dan teman yang erada di sekitar lokasi ini," ujar Kabarharkam Polair Mabes Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto di sela sela pemantuan di Pelabuhan Gilimanuk.
Arief mengatakan, upaya terus dilakukan dengan maksimal dan berhasil diselamatkan ada 38 orang dan yang meninggal 7 orang. Kini fokus sekarang kepada Kapolda untuk upaya pencarian korban yang tersisa, pihaknya belum tahu berapa lagi korban yang tersisa.
"Pihaknya berharap semoga angin tidak kencang dan ombak tidak besar tadi sebelumnya di tengah laut terlihat ombak besar sehingga upaya pencarian lebih mudah dilakukan, terkait sebaran sudah sampai di Kecamatan Melaya kurang lebih 4 mil dari titik terakhir kapal itu tenggelam mengarah ke Timur,” imbuhnya.
Arus bawah laut di selat Bali yang mungkin menggeser posisi kapal, untuk itu pihaknya mengerahkan alat dan tim penyelam dari mabes polri yang akan menentukan lokasi dimana kapal itu berada. Jika nanti posisi kapal sudah terdekteksi maka akan diterjunkan penyelam dengan melihat kedalaman jika bisa dilakukan.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan