Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Trend Taksi Online di Bali, Bisa Naik, Bisa Juga Turun

Minggu, 29 Oktober 2017, 12:05 WITA Follow
Beritabali.com

taksi online;bali

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

BeritaBali. com, Sanur. Perkembangan transportasi online diprediksi beberapa praktisi transportasi bisa naik atau turun. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. 
 
Trend bisa naik karena masyarakat lebih paham teknologi sehingga lebih cepat beradaptasi dengan transportasi Online. Sedangkan trend bisa turun karena masyarakat sudah jenuh, ada pelayanan lain yang lebih bagus, serta terjadi peningkatan jumlah transportasi Online sedangkan jumlah penumpang tetap.
 
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)  Bhima Yudhistira Adhinegara, Sabtu,(28/10) di Sanur, Denpasar, menyampaikan, kedepan pertumbuhan transportasi Online akan lebih tinggi. Itu  dilihat dari jumlah driver motor maupun mobil dari satu aplikasi saja jumlahnya saat ini telah mencapai 1 juta. Bisa saja dua atau tiga tahun kedepan akan terjadi peningkatan 2 juta driver Online lagi.
 
"Saat ini masyarakat lebih paham teknologi sehingga mereka cepat beradaptasi dengan transportasi Online. Lebih dari 50 kota telah dijangkau beberapa perusahan transportasi Online  dengan target masuk ke 100 kota," jelasnya.
 
Menurut dia, setidaknya transportasi Online dapat bersinergi atau berkolaborasi dengan transportasi publik. Misal bisa dijadikan  pengumpan untuk menjemput calon penumpang dari rumah ke stasiun maupun dari stasiun menuju ke rumah. Ini lebih menguntungkan dan lebih efisien bagi masyarakat umum.
 
Masih dalam waktu dan kesempatan yang sama, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) wilayah Bali, I Made Rai Ridarta mengatakan, jika dilihat dari jumlah penumpang sejak munculnya transportasi Online sampai saat ini jumlahnya tidak terlalu besar, dengan tingkatan margin yang masih sedikit.
 
"Jumlah transportasi Online meningkat akan tetapi jumlah penumpang tidak ada peningkatan. Jika nanti semua pemilik kendaraan menjadi sopir Online siapa lagi yang mau jadi penumpangnya," ujarnya.
 
Ridarta melanjutkan, bisa dikatakan fenomena transportasi Online kedepan akan menurun trendnya. Itu disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, kejenuhan masyarakat serta ada pelayanan atau pesaing lain ikut masuk sesuai dengan aturan yang berlaku. [bbn/aga/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami