Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Tulang Belulang Ditemukan di Belahan Batu Tukad Petanu, Komang Ayu kah?
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tulang belulang berupa tangan dan kaki ditemukan sekitar belahan batu besar aliran Tukad Petanu, wilayah Banjar Dukuh Griya, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring.
Temuan tulang belulang diduga merupakan sisa jasad Ni Komang Ayu Ardani, 37, ditemukan, Rabu (28/4) sekitar pukul 13.40 WITA.
Seperti diketahui, korban asal Banjar Teruna, Desa Siangan, Kecamatan Gianyar ini hilang sejak 18 Maret 2021 pascakecelakaan jatuh ke jurang bawah jembatan wilayah Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar IGN Dibya Presasta mengatakan baru ditemukan berupa potongan-potongan kaki, tangan dan badan. "Kepala belum ditemukan," jelasnya.
Sementara itu, ipar korban I Wayan Sumirat meyakini tulang belulang tersebut adalah korban Ni Komang Ayu Ardani. "Dari celana yang digunakan, identik dengan yang dipakai ipar tyang," ungkapnya.
Namun belum diketahui pasti siapa yang melihat tulang belulang tersebut pertama kali. Yang jelas, suami korban I Kadek Sumansa tak pernah absen melakukan pencarian sejak hampir satu bulan 10 hari.
"Adik tyang turun setiap hari. Ya suaminya. Sama dibantu warga," jelasnya.
Wayan Sumirat pun mengaku bersyukur, akhirnya ada jawaban dari hilangnya Ni Komang Ayu. "Akhirnya baru kami merasa tenang, suksma warga disini. Suksma pada yang sudah membantu selama ini," ujarnya.
Terkait proses selanjutnya, Wayan Sumirat mengaku tidak akan melakukan otopsi. "Kalau memang ragane, pang ten proses panjang. Paling dititip di RS Ari Santi dumun," ujarnya.
Seperti diketahui, sekeluarga terdiri dari anak, ibu dan nenek terlibat kecelakaan lalu lintas di Jembatan Banjar Laplapan, Desa Petulu, Ubud pada Kamis (18/3) sekitar pukul 19.00 WITA.
Sekitar 30 menit pascakejadian, bocah Putu Kevin ditemukan dalam kondisi selamat. Sepeda motor yang ditunggangi ringsek di pinggir jurang kedalaman sekitar 20 meter.
Sementara nenek Ni Ketut Rindit ditemukan sekitar 150 meter sebelah timur dari lokasi kejadian. Nenek Rindit ditemukan meninggal dunia di atas bebatuan. Satu lagi, pengendara sepeda motor Ni Komang Ayu Ardani belum ditemukan hingga kini.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan