Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Ubud, Turis, dan Seni Tato
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Selain menikmati keindahan alam dan budaya, wisatawan yang berkunjung ke Ubud Bali juga menyempatkan diri untuk membuat tato. Salah satu seniman tato yang paling banyak dikunjungi adalah seniman tato Putu Nuarsa alias Liong.
Studio tato Liong ini terletak di di Jalan Hanoman, Ubud. Setiap harinya, studio tato ini selalu didatangi orang yang akan membuat tato, baik warga lokal Bali hingga wisatawan asing.
Saya mulai membuka studio tato ini sejak tahun 1985. Awalnya hanya studio sederhana dengan peralatan standar yang sederhana, kata Liong belum lama ini.
Seiring perjalanan waktu, studio tato Liong semakin banyak dikunjungi pecinta tato khususnya wisatawan asing yang sedang berlibur ke Ubud.Di sini saya menyediakan ratusan contoh gambar tato mulai motif Maori, motif Jepang, hingga motif khas Bali,jelasnya.
Menurut Liong, wisatawan yang datang ke studio tatonya lebih banyak yang memilih motif khas Bali seperti gambar ukiran atau Patra Bali hingga gambar Barong.
Ada turis menganggap tato motif Bali sebagai cendera mata saat berlibur ke Bali. Mereka pun rela membayar jutaan rupiah untuk ditato,kata Liong.Demi kepuasan para pelanggan, Liong selalu menjaga kualitas artistik gambar serta menerapkan standar kebersihan yang tinggi.
Selain memakai sarung tangan saat bekerja membuat tato, Liong selalu mensterilkan alat tato dan memakai jarum baru.Ini saya lakukan untuk memuaskan pelanggan. Alat tato selalu saya jaga kebersihannya agar orang yang saya tato senantiasa terjaga kesehatannya, pungkas Liong.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 295 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan