Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Umat Kebaktian di Halaman Terbuka
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gara-gara terkena imbas dari pembangunan Gelung Kori di Kelurahan Gilimanuk pada tahun 1990-an, belasan keluarga yang menganut agama Katolik di Kelurahan Gilimanuk terpaksa beribadah di halaman terbuka, dari rumah jamaat satu ke jamaat yang lainnya.
Saat pembangunan Gelung Kori, mereka dijanjikan lahan sebagai kompensasi penggusuran gereja tersebut. Namun hingga kepemimpinan Bupati I Gede Winasa, hal tersebut belum juga terealisasi. Bahkan beberapa waktu lalu, para jemaat maupun pihak Paroki Palasari, juga menyampaikan proposal agar bangunan gereja segera direalisasikan.
Menurut salah satu jamaat, Maria Ketut Nyusundari yang juga anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jembrana, saat ini terdapat sedikitnya 15 KK yang memeluk agama Katolik. Namun sejak digusur untuk pembangunan gelung kori, jamaat belum melakukan pembangunan gereja. Mereka mengaku khawatir akan terjadi penggusuran kembali.
Nyusundari yang mewakili jemaat lainnya mengaku hanya ingin agar pembangunan gereja diprioritaskan karena dulunya memang sudah terdapat gereja di wilayah tersebut. Kami hanya ingin agar pemkab peduli dengan tempat ibadah dan lebih memprioritaskannya. Kami juga hanya memiliki keinginan untuk kembali memiliki gereja bisa terwujud, tandas Nyusundari. (pas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang