Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Update Gempa Sulbar, BNPB: 34 Meninggal di Mamuju, 8 Tewas di Majene
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 34 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang tewas di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat akibat gempa yang terjadi pada Jumat (15/1/2021). Sementara ratusan warga lainnya diketahui mengalami luka berat dan ringan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, 189 orang di Kabupaten Mamuju yang mengalami luka berat sudah mendapatkan perawatan.
Sementara itu, 637 orang mengalami luka ringan di Kabupaten Majene dan mendapatkan penanganan rawat jalan.
"Serta kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian," kata Raditya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/1/2021).
Kemudian untuk pasien yang dirawat di rumah sakit terdampak sudah dievakuasi sementara ke RS Lapangan.
Raditya menjelaskan bahwa BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian serta beroordinasi dengan TNI-Polri, Basarnas, relawan dan instansi terkait dalam upaya pencarian para korban terdampak gempa tersebut.
Terkait masalah arus listrik, Kabupaten Majene masih melakukan proses perbaikan sehingga seluruh wilayah masih dalam keadaan padam.
"Sedangkan sebagian wilayah di Kabupaten Mamuju sudah dapat dialiri listrik dan sebagian lainnya masih mengalami gangguan," tuturnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1816 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1679 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1255 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1115 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah