Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Usaha Kuliner Angkringan Perpaduan Gaya Jogja dan Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga Lingkungan Kebon Banjar Bale Baler Agung Erik Darmawan kini menggeluti usaha kuliner angkringan dengan beragam menu varian yakni nasi bakar ala Jogja dan khas Bali antara lain nasi bakar be lindung (ikan belut), udang, pindang dan ayam.
Ia memutuskan untuk membuka usaha ini sejak awal Pandemi Covid-19 dengan nama "Angkringan Ngemper Pan Endul" akibat pemutusan hubungan kerja di perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata.
Dengan jam buka mulai dari jam 17.00 sampai pukul 23.00 WITA, ia menyajikan menu khas kuliner yang paling digemari di kalangan anak muda Jembrana disertai nama yang unik. Diantaranya seperti mie kutuk (mie telur), mie gatol dan taluh mice (Telur ayam kampung yang dicampur merica).
"Para pelanggan di kalangan anak muda justru mengetahui kuliner ini dari saudaranya bahkan tetangganya yang sempat menikmati kuliner murah meriah dari harga seribu hingga seharga 18 ribu rupiah yang cocok kantong anak muda," ungkapnya.
Meski banyak usaha sejenis yang bertaburan, ia mengaku tak mempengaruhi usahanya bahkan ia berani bersaing karena rasa dan selera serta mutu kualitas murah dan intinya cukup di kantong para pembeli.
"Buka malam tetap dilakukan karena tempat nongkrongnya asik di Jalan Gatot Subroto Banjar Tengah depan bekas Wijaya teater. Bahkan tak awam bagi muda mudi dan kalangan dewasa selalu makan kuliner," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik