Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Usai Galungan, Harga Beras di Jembrana Mulai Menurun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Harga beras jenis medium dan premium di Kabupaten Jembrana mulai menurun setelah perayaan hari raya Galungan.
Menurut para pedagang di Pasar Umum Negara, pasokan beras yang mulai lancar menjadi penyebab turunnya harga beras, dengan rata-rata penurunan mencapai Rp200-300 per kilogram.
Menurut Safi'i, seorang pedagang di Pasar Umum Negara, harga beras premium kini turun dari Rp16.200 menjadi Rp15.900 per kilogram. Begitu pula dengan harga beras medium yang turun dari Rp15.600 menjadi Rp15.200 per kilogram. Bahkan, ada yang turun hingga Rp14.900 per kilogram.
Namun demikian, tren penurunan harga beras ini berbanding terbalik dengan komoditas lainnya. Bawang merah dan bawang putih misalnya, mengalami lonjakan harga yang signifikan, mencapai Rp7-8 ribu per kilogram.
"Harga beras sudah mulai turun, rata-rata 300 rupiah per kilogram," ujar Safi'i pada Jumat, 1 Maret 2024.
Selain itu, dia juga menambahkan bahwa hanya harga beras dan cabai yang mengalami penurunan, sementara harga komoditas lainnya seperti bawang putih, bawang merah, gula, kopi, dan ketan masih tinggi atau bahkan mengalami kenaikan harga.
"Dari bawang putih, bawang merah, gula, kopi, hingga ketan, semuanya mengalami kenaikan harga. Namun untuk cabai atau lombok, harganya fluktuatif. Jika sebelum Galungan mencapai Rp80 ribu per kilogram, kini sudah turun menjadi Rp54 ribu per kilogram," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1183 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 923 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 756 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 690 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik