Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Video Perkelahian Remaja Putri di Singaraja Viral, Polisi Turun Tangan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Video perkelahian dua remaja putri di kawasan Jalan Gunung Lempuyang, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng, viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.
Menyikapi peristiwa tersebut, Polsek Kota Singaraja kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta penyebab terjadinya perkelahian yang terekam dalam video berdurasi 59 detik tersebut.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli, saat dikonfirmasi pada Minggu (21/6/2026), membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun hingga kini pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dan keterangan dari berbagai pihak.
"Benar, kasus ini sedang kami tangani. Kami masih melakukan penyelidikan dan belum dapat memastikan motif atau penyebab perkelahian tersebut," ujarnya.
Menurut Kompol Gede Juli, kepolisian akan memanggil kedua remaja yang terlibat dalam perkelahian beserta pihak-pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut. Pemanggilan direncanakan dilakukan pada Selasa atau Rabu pekan depan.
"Kami akan memanggil para pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan. Setelah itu baru dapat diketahui secara jelas bagaimana kronologi maupun penyebab kejadian," katanya.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat dua remaja putri saling beradu fisik di pinggir jalan. Sejumlah rekan yang berada di lokasi tampak menyaksikan kejadian tersebut.
Mirisnya, alih-alih berupaya melerai, beberapa di antaranya justru terlihat merekam perkelahian menggunakan telepon genggam. Rekaman tersebut kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
Peristiwa itu juga mendapat sorotan dari tokoh masyarakat sekaligus pengacara, Gede Pasek Suardika. Ia menilai energi dan aktivitas remaja perlu diarahkan ke kegiatan yang lebih positif agar tidak terjerumus pada perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, pembinaan melalui kegiatan olahraga, seni, maupun aktivitas produktif lainnya perlu diperbanyak sehingga remaja memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan potensinya secara positif.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam melakukan pengawasan serta pendampingan terhadap generasi muda.
"Kegiatan positif perlu diperbanyak agar anak-anak memiliki wadah untuk menyalurkan energi dan potensinya secara baik," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5836 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan