Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Vila Berkedok Rumah Mewah Diduga Marak di Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pengusaha tidak hanya mengeluhkan maraknya warga asing ikut bisnis sewa vila di Bali, tetapi juga menjamurnya vila berkedok rumah mewah yang diduga marak di Badung.
Pendiri Bali Villa Rental Management (BVRM), Kadek Adnyana bisnis tersebut merugikan pengusaha vila khususnya yang telah berizin dan mengikuti aturan administrasi dari Pemerintah.
"Vila berkedok rumah mewah tentu mempengaruhi persaingan karena, mereka itu jika dibilang tanpa izin sudah termasuk ilegal," jelasnya.
Dirinya sangat keberatan melihat kondisi tersebut dan berharap para pemilik vila berkedok rumah mewah dapat mengikuti regulasi berlaku dari Pemerintah sehingga dapat bersaing secara legal.
"Kami sangat keberatan sebenarnya jika mereka ingin fair. Mari kita mencari izin bersama-sama sehingga kita sama-sama bermain di legalitas. Jadinya, resmi," ujarnya.
Baca juga:
Usai Dilaporkan Warga Austria, Pemilik Vila di Kubutambahan Bantah Hilangkan Barang Bukti
Seharusnya jika bermain secara legal, lanjutnya, tentu wisatawan dapat dijaring untuk menginap di beberapa vila berizin bukan vila bodong.
Adnyana berharap Pemerintah Kabupaten Badung bisa menindak dan mendata vila berkedok rumah mewah tersebut.
"Jika memang Pemkab Badung dapat mendata ini tentu kami sangat mendukung. Kami juga berharap dapat berkolaborasi dengan Pemerintah juga sehingga Pemerintah memiliki akses informasi lebih gampang dan cepat dalam penanganannya," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan