Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Viral Pria Bawa Empat Istri dan 13 Anaknya Belanja Baju Lebaran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menjelang lebaran, membeli baju baru bagi anak-anak maupun orang dewasa memang sering dilakukan. Meski banyak dilakukan, namun potret seorang keluarga yang pergi bersama-sama ke pusat perbelanjaan menarik perhatian.
Pasalnya, seorang pria membawa empat istri dan 13 anaknya berbelanja bersama untuk membeli baju lebaran. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @suarasemangat yang menunjukkan serombongan keluarga di pusat perbelanjaan.
Video yang viral itu mulanya diunggah oleh Fazlin, sorang ayah dan suami dari keluaga tersebut. Pria Malaysia itu menyatakan bahwa ia merasa berjalan dengan teman saat bersama anak-anak yang sudah besar.
"Baba tak merasa berjalan dengan anak-anak, terasa berjalan dengan teman bila anak sudah besar," ungkap Fazlin pada videonya.
Ia juga menyataakan bahwa membawa seluruh keluarga ramainya sama seperti menggelar liburan sekantor.
"Bila kamu bawa 13 orang anak, 4 orang istri ke pusat perbelanjaan beli baju lebaran, seperti perjalanan wisata perusahaan," tambahnya.
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Berasa film home Alone," komentar warganet.
"Kalo adil dan tentram sih aku enggak nyinyir," imbuh warganet lain.
"Kadang yang buat rumah tangga retak justru muncung-muncung orang," timpal lainnya.
"Yang terliat belum tentu sama dengan yang dirasa," balas warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1957 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1775 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1312 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1189 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah