Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Wabup Kembang Ingatkan Persatuan Modal Utama Pembangunan
Peringatan Maulud di Kampung Keramat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bertempat di Mushollah Al Karomah–Kampung Keramat Loloan Timur, Wabup Jembrana I Made Kembang menghadiri peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW 1441 H, minggu ( 17/11).
[pilihan-redaksi]
Di bangunan mushollah yang merupakan tertua di Loloan tersebut, Wabup Kembang mengikuti rangkaian ritual/tradisi maulud, mulai dari gunting rambut anak-anak, ambur salim berupa ritual menghamburkan beras kuning, serta doa bersama yang dipimpin KH Ahmad Zainudin dari Banyuwangi.
Terkait peringatan Maulud, Wabup berharap momen itu akan memperteguh kerukunan beragama yang sudah terjalin baik di Jembrana. Ia berharap masyarakat uatamanya generasi muda Jembrana tidak lupa akan sejarah sejak jaman kerajaan dulu, tepatnya abad ke 16, hubungan antar warga hindu dan umat muslim sudah terjalin harmonis.
“Kita diajarkan oleh leluhur untuk senantiasa rukun dan bersaudara. Dulu disini akrab dengan tradisi “ngejot” antara masyarakat berbeda agama. Semangat menyame braya itu begitu kental, sehingga ada sebutan “Nyame Bali“ dan “menyame selam”. Nah itu harus kita jaga. Jangan sampai rusak karena provokasi hoaks. Jangan mau diadu domba karena persatuan adalah modal utama pembangunan,” sebutnya.
Memasuki era digital industri 4.0, Wabup juga mengingatkan generasi muda jangan lupa akan tradisi. Harus tahu seni tradisi budaya leluhur.
“Contohnya di Loloan sendiri sangat kaya akan tradisi. Termasuk di kampung ini yang dikenal kampung keramat, karena dulu banyak pendekar dan ahli silatnya. Saya minta itu ditekuni, diteruskan, bukan untuk gagahan tapi sebagai prestasi sekaligus menjaga warisan leluhur,“ sambungnya.
Sementara Panitia acara , H. Arzak, sekaligus takmir mushola, melalui perayaan maulud berharap dapat meningkatkan kerukunna sekaligus menjaga silaturahmi yang sudah terjaga dengan baik. Peringatan Maulud juga dimaknai momen untuk bersedekah, memberikan amal dan akan ada manfaat yang diberikan Allah Yang Maha Kuasa.
Terkait bangunan Mushola, Ia menjelaskan mushola tertua di Loloan ini pada tahun 2019 sudah melakukan perehaban, yakni pada bagian tempat wudhu. Selanjutnya tahun depan rencananya akan ditambah lagi berupa bangunan emperan guna menambah daya tampung umat.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan