Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Wagner Tangkap Komandan Rusia di Ukraina, Pasukan Putin Makin Terpecah
beritabali.com/cnnindonesia.com/Wagner Tangkap Komandan Rusia di Ukraina, Pasukan Putin Makin Terpecah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group, menangkap Komandan Brigadi ke-72 Rusia, Letnan Kolonel Roman Venevitin, akibat menembaki tentaranya saat ia mabuk.
Bos Wagner Yevgeny Prigozhin mengunggah video penangkapan itu di kanal Telegram pada Senin pekan ini. Dalam rekaman itu, Venevetin diinterogasi dan mengaku memerintahkan prajuritnya menembaki konvoi tentara bayaran Wagner saat mabuk.
Ia mengatakan aksi tersebut berlangsung karena "ketidaksukaan personal" terhadap Wagner dan menyesali perbuatannya.
Terkait video tersebut, dua kerabat keluarga dekat Venevitin mengonfirmasi bahwa laki-laki dalam rekaman merupakan kerabat mereka.
The Guardian sudah menghubungi Kementerian Pertahanan Rusia untuk meminta konfirmasi video itu. Namun, mereka tak segera memberi komentar.
Insiden ini terjadi ketika pergerakan pasukan Rusia di Ukraina makin amburadul. Setelah banyak laporan pasukan Rusia kewalahan di medan perang, perpecahan di antara pasukan Rusia dan Wagner di Ukraina juga kian terasa.
Pekan lalu, Prigozhin sempat menyinggung dugaan serangan pasukan Rusia terhadap tentaranya. Ia mengklaim personel Wagner menemukan ranjau yang sengaja ditanam pejabat Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia.
Ranjau itu disebut ditanam di rute yang digunakan Wagner untuk menarik pasukan.
Wagner sempat direkrut Rusia untuk membantu perang melawan Ukraina di awal invasi. Namun, pada akhir Mei lalu, Prigozhin mengumumkan menarik seluruh pasukan per 1 Juni. Ia lantas menyerahkan garis depan ke Kemenhan Rusia.
Selama berbulan-bulan sebelumnya, Wagner terlibat dalam pertempuran hebat di zona perang paling panas dan berdarah, Bakhmut. Prigozhin sering mengklaim berhasil menguasai kota ini, tetapi Ukraina selalu membantah.
Sejak Oktober tahun lalu, hubungan Prigozhin dan Kremlin tampak panas. Tak jarang, ia melontar kritik terkait Kemhan hingga strategi perang Kremlin di Ukraina.
Prigozhin juga berani mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin, yang merupakan sekutu dekatnya.
Rekaman penangkapan komandan Rusia ini kian memperuncing konflik antara Prigozhin dan Kremlin.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1957 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1775 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1312 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1189 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah