Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Wanita Ini Ceraikan Suaminya Karena Diancam Akan Diceraikan Jika Hamil
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang wanita di Arab Saudi mengajukan gugatan cerai setelah suaminya mengancam akan menceraikannya jika dia hamil. Menyadur Gulf News Senin (31/05) wanita ini menikah tiga tahun dan sudah lelah menghadapi suaminya.
Tak takut ancaman suaminya, wanita justru mendaftar gugatan cerainya di pengadilan. Ia juga menuntut kompensasi atas luka yang dideritanya selama pernikahan.
Wanita ini mengatakan suaminya tidak memiliki masalah atau hambatan hukum yang mencegahnya untuk memiliki anak. Menurutnya, pria itu hanya tak mau dibebankan tanggung jawab yang besar.
“Sebaliknya, dia menolak itu dengan dalih bahwa dia tidak ingin memikul tanggung jawab anak dan dia tidak menemukannya sampai setelah menikah,” katanya.
Setiap kali dia ingin hamil, suaminya akan menyerang dan mengancam akan menceraikannya. “Dan ketika saya menuntut cerai, dia menolak dan mengirim saya ke rumah keluarga saya,” katanya.
Konsultan hukum Salih Al Huraibi mengatakan mengandung dan memiliki anak merupakan hak yang sah bagi istri sehingga tindakan melarang perempuan untuk memiliki anak tanpa hambatan hukum tidak diperbolehkan.
"Syariah datang untuk melestarikan keturunan manusia dan mencegah perempuan memiliki anak adalah bertentangan dengan itu."
"Soal tuntutan ganti rugi atas kerusakan psikologis yang dialaminya, terserah pengadilan yang memutuskan," kata Al Huraibi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 556 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 419 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 418 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan