Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Wanita Paruh Baya di Petang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Manggis
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang perempuan paruh baya, Ni Wayan Warsa (55) ditemukan tewas gantung diri di kebun miliknya di Tegalan Munduk Tumpeng Banjar Abing Desa Sulangai, Rabu (16/10/2019) sore.
[pilihan-redaksi]
Belum diketahui penyebab kematian korban, dan kejadian ini tidak dilaporkan ke Polisi. Saksi I Komang Sujana (38) menyebutkan, Ni Wayan Warsa berangkat dari rumah menuju Telagan untuk memetik hasil kebun, pada Rabu (16/10/2019) sekitar pukul 17.30 WITA. Namun hingga pukul 18.00 WITA, korban tidak pulang ke rumahnya.
Anak tiri korban yang baru pulang kerja berupaya mencari bersama saudara lainnya. Setibanya di Tegalan bukit Munduk Tumpeng, para saksi terkejut melihat ibunya gantung diri dengan tali plastik di pohon manggis setinggi 10 meter.
“Korban ditemukan tewas gantung diri di atas pohon manggis,” ujar Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Gede Ketut Oka, Kamis (17/10/2019).
Aparat kepolisian Polsek Petang yang menerima informasi korban gantung diri tiba di lokasi. Sejumlah saksi diperiksa dan jenazah korban segera dibawa ke Puskesmas Petang, selanjutnya dibawa ke rumah duka di Br. Abing, Desa Sulangai, Petang, Badung.
Sementara dari keterangan keluarga, selama ini korban tidak pernah mengeluh masalah kesehatan. “Pihak keluarga tidak menuntut kematiannya dan menerima dengan ikhlas,” ujar Iptu Oka.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1909 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1735 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1289 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1158 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah