Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Warga Desa Kubutambahan Blokir Jalur Pantura
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kericuhan saat digelarnya Lomba Gerak Jalan 45 Kimometer Dewasa Putra akhirnya berbuntut dengan aksi pemblokiran jalan raya pada jalur Pantai Utara Pulau Bali. Aksi pemblokiran jalan itu dilakukan warga hampir dua belas jam hingga mengganggu aktivitas di jalan jurusan Singaraja-Amlapura.
Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan sejumlah warga di Desa Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan Buleleng itu, Minggu (15/8) dilakukan sejak dinihari.Pemblokiran jalur Pantura Bali itu sebagai buntut ketidakpuasan warga Desa Kubutambahan atas ulah sejumlah sekelompok orang hingga mengakibatkan barisan pemuda Desa Kubutambahan tidak bisa mengikuti Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer.
Apa yang kita lakukan akibat perbuatan warga dari Desa Bondalem yang membubarkan barisan gerak jalan kami, kemudian berbuntut dengan pengerusakan mobil dan pembakaran truk, ungkap seorang warga Desa kubutambahan.
Aksi pemblokiran jalan dilakukan warga dengan menutup jalur jalan di sebelah timur Pura Meduwe Karang, bahkan sejumlah warga menebang pohon asem di tiga lokasi di lintasan Jalan menuju Kawasan Air sanih.Kondisi ini mengakibatkan arus lalu lintas di lintasan Jalan Singaraja-Amlapura macet total. Bahkan puluhan truk pengangkut pasir terlihat berderet di pinggir jalan menunggu jalan dibuka warga. Kondisi itu berlangsung hingga 12 jam.
Jalan dibuka warga setelah Bupati Buleleng Putu Bagiada bersama Muspida Buleleng turun tangan di lokasi dengan mempertemukan Perbekel Desa Bondalem dan Perbekel Desa Kubutambahan dengan sejumlah tokoh masyarakat
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan