Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Warga Pedawa Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Raya Singaraja–Lovina
BERITABALI.COM, BULELENG.
Malang betul Wayan Sumawarni (56). Wanita asal Banjar Dinas Bangkiang Sidem, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng ini tewas, akibat kecelakaan pada Jumat (15/8).
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, peristiwa kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Singaraja–Lovina, Kilometer 5,500, atau tepatnya di sebelah barat Hotel Bali Taman, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng.
Korban kala itu dibonceng oleh Gede Merdu (46), dengan menggunakan motor Honda Supra DK 4018 GT. Mereka melaju dari arah timur menuju ke barat. Namun setibanya di TKP, Gede Merdu diduga terlalu mengambil haluan ke kanan.
Tak pelak, mereka pun disapu oleh pengendara motor Yamaha NMax DK 2471 UBI, yang ditunggangi oleh Kadek Yogi Saputra (18), yang melaju dari arah berlawanan.
"Akibat kecelakaan ini, korban Sumawarni meninggal dunia. Sementara Gede Merdu dan Yogi dirawat di rumah sakit. Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan Satlantas Polres Buleleng," terang Iptu Yohana.
Atas adanya kejadian ini, Iptu Yohana mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan kendaraan, serta patuh pada rambu-rambu lalu lintas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3925 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3128 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2117 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun