Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




WNA Perempuan Ditemukan Tewas di Vila Kerobokan

Minggu, 25 Oktober 2026, 22:29 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/WNA Perempuan Ditemukan Tewas di Vila Kerobokan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Seorang warga negara asing (WNA) perempuan berinisial CMH (60) ditemukan meninggal dunia di sebuah vila di Banjar Anyar Kelod, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Sabtu, 24 Oktober 2026 malam. 

Korban ditemukan dalam kondisi telah mengalami pembusukan dan diduga meninggal akibat sakit.

Peristiwa tersebut terungkap setelah pihak keluarga khawatir karena korban tidak dapat dihubungi selama beberapa hari. Keluarga kemudian menghubungi seorang saksi berinisial IPOS untuk mengecek kondisi korban di vila tempat tinggalnya.

Saksi mendatangi vila tersebut pada Sabtu sekitar pukul 18.57 Wita. Setibanya di lokasi, saksi mendapati pintu gerbang vila terkunci dan tergembok dari dalam.

"Atas persetujuan dan petunjuk dari kakak korban, saksi memutuskan melompati pagar untuk melakukan pengecekan," beber PS Kasi Humas Polres Badung Ipda Yuni Eltari, pada Minggu 25 Oktober 2026.

Setelah masuk ke area vila, saksi mendapati pintu kamar terbuka dengan kondisi lampu padam. Di dalam kamar, saksi melihat CMH terbaring di lantai dalam keadaan meninggal dunia. Kondisi jenazah telah menimbulkan bau busuk.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Utara. Petugas kepolisian bersama Tim Identifikasi Polres Badung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Petugas membuka gembok gerbang secara paksa agar dapat masuk ke area vila.

Jenazah Diperkirakan Meninggal Lebih dari Lima Hari

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam posisi tengkurap di lantai kamar tidur, tepat di samping tempat tidur. Kepala korban berada di dekat daun pintu kamar, sedangkan kakinya berada di dekat kolong kasur.

Korban mengenakan pakaian hitam. Saat ditemukan, jenazah telah mengalami pembusukan, terdapat larva atau belatung, serta mengeluarkan cairan mayat.

Pemeriksaan awal dilakukan oleh dr. Bayu dari Puskesmas Kuta Utara. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban sudah tidak memiliki tanda-tanda vital, dengan tanda pembusukan dan larva yang mengindikasikan perkiraan waktu kematian lebih dari lima hari.

Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, untuk penanganan lebih lanjut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami