Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bali Tahun 1910

Tempo Doeloe

Minggu, 29 Mei 2011, 00:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Di Denpasar Bali, ada museum menarik dengan barang bersejarah yaitu Museum Bali. Arsitek Jerman, Curt Grundler, merancangnya tahun 1910 sebagai museum etnografi.

Dia memakai seniman Bali sebagai penasihat padaTahun 1917. Museum tersebut pernah hancur akibat letusan gunung berapi Batur.

Atas inisiatif seniman asal Jerman Walter Spies, museum tersebut dibangun kembali. Dalam bentuknya yang sekarang. Walter Spies lalu menjadi kurator pertama.

Jika memasuki museum dari alun-alun, ada sebuah patung orang Belanda bertopi. Patung Belanda tersebut sedang membawa kantong uang.

Ini adalah simbol eksploitasi para penjajah terhadap orang Indonesia. Di halaman sebelahnya, ada patung lain sebagai pendamping.

Patung tersebut menggambarkan orang Belanda yang mabuk. Juga bertopi, tapi hidungnya yang merah.

Karena mabuk dicat di wajahnya yang putih. Orang Belanda menawarkan sejumlah uang agar patung memalukan ini dibuang. Patung-patung orang Belanda itu mulai disingkirkan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami