Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Bali Tahun 1910
Tempo Doeloe
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Di Denpasar Bali, ada museum menarik dengan barang bersejarah yaitu Museum Bali. Arsitek Jerman, Curt Grundler, merancangnya tahun 1910 sebagai museum etnografi.
Dia memakai seniman Bali sebagai penasihat padaTahun 1917. Museum tersebut pernah hancur akibat letusan gunung berapi Batur.
Baca juga:
Potret Tenaga Pendidik di Bali Tempo Dulu
Atas inisiatif seniman asal Jerman Walter Spies, museum tersebut dibangun kembali. Dalam bentuknya yang sekarang. Walter Spies lalu menjadi kurator pertama.
Jika memasuki museum dari alun-alun, ada sebuah patung orang Belanda bertopi. Patung Belanda tersebut sedang membawa kantong uang.
Ini adalah simbol eksploitasi para penjajah terhadap orang Indonesia. Di halaman sebelahnya, ada patung lain sebagai pendamping.
Patung tersebut menggambarkan orang Belanda yang mabuk. Juga bertopi, tapi hidungnya yang merah.
Karena mabuk dicat di wajahnya yang putih. Orang Belanda menawarkan sejumlah uang agar patung memalukan ini dibuang. Patung-patung orang Belanda itu mulai disingkirkan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5500 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1127 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan