Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Bangun Jalan, Jembatan Dan Senderan Tebing
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jajaran Kodam IX Udayana wilayah Kodim 1609 Buleleng menggelar Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di desa Gunung Sari, Seririt yang direncanakan mulai senin (10/9) dengan membangun jalan, jembatan dan senderan tebing.
" Kita gelar Bhakti TNI Terpadu di desa Gunung Sari untuk mendekatkan kembali tentara dengan masyarakat dan memberikan sesuatu untuk masyarakat yang memerlukan, seperti membuka jalan, membuat jembatan dan sebagainya, " ungkap Komandan Distrik Militer (Dandim) 1690-Buleleng, Letkol. Arm. Dadang Rhukyana.
Bhakti TNI Terpadu dalam program TMMD merupakan upaya konstruktif yang dilaksanakan TNI bersama masyarakat dalam pembangunan bangsa." TNI berasal dari rakyat, bekerja untuk rakyat, bersama rakyat. Dan Bhakti TNI Terpadu akan dibuka bapak Bupati Buleleng, " paparnya kepada sejumlah wartawan.
Dalam bhakti TNI terpadu di desa Gunung Sari, Kecamatan Seririt jajaran TNI yang berasal dari kesatuan Kodim 1609-Buleleng dan Yonif 900/Raider bakal membangun jalan sepanjang 750 meter, satu unit jembatan 4 x 6 meter, dan senderan tebing 25 x 1,5 meter bersama-sama masyarakat.
Selain itu juga digelar pelayanan Keluarga Berencana kepada masyarakat secara gratis.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4490 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2300 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1885 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1582 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun