Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pelaku Terancam Bebas Dari Segala Tuduhan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Masih ingat dengan kasus seorang Perbekel yang tubuhnya ditebas oleh warganya sendiri dengan sebuah caluk? Terkait kasus itu, tampaknya proses hukum yang dilakukan Unit Reskrim Polsektif Banjar bersama Sat Reskrim Polres Buleleng tidak bisa dilanjutkan alias terancam gagal.
Penanganan secara hukum terhadap Nyoman Subudi, pelaku yang telah menebas Perbekel Desa Tigawasa, Made Murtika dengan sebilah sabit tidak bisa dilanjutkan pihak berwenang. Hal itu disebabkan lantaran pelaku, Nyoman Sebudi dari hasil observasi dinyatakan tengah mengalami gangguan kejiwaan disaat aksi penganiayaan itu dilakukannya.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Pande Putu Sugiarta menyebutkan, gangguan kejiwaan terhadap pelaku Nyoman Subudi dilakukan Rumah Sakit Jiwa di Bangli melalui obsevasi selama dua minggu lebih.
“Berdasarkan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku serta hasil observasi terhadap pelaku Nyoman Sebudi proses penyidikan di Kepolisian terancam gugur alias tidak berlanjut,†papar Pande Sugiarta.
Sebelumnya, Perbekel Tigawasa nyaris dibunuh warganya sendiri.
Sempat diduga, aksi itu dipicu lantaran ketidakpuasan pelaku dengan kucuran bantuan selama ini, sehingga dengan nekat pelaku menebas bagian kepala Perbekelnya dengan mengunakan sebilah sabit.
Peristiwa yang mengejutkan warga Desa Tigawasa dan sekitarnya itu terjadi di Dusun Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar. Saat itu, Perbekel Desa Tigawasa Made Murtika dihadang dan ditebas dengan sebilah sabit besar atau caluk oleh Nyoman Subudi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang