Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Pelaku Terancam Bebas Dari Segala Tuduhan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Masih ingat dengan kasus seorang Perbekel yang tubuhnya ditebas oleh warganya sendiri dengan sebuah caluk? Terkait kasus itu, tampaknya proses hukum yang dilakukan Unit Reskrim Polsektif Banjar bersama Sat Reskrim Polres Buleleng tidak bisa dilanjutkan alias terancam gagal.
Penanganan secara hukum terhadap Nyoman Subudi, pelaku yang telah menebas Perbekel Desa Tigawasa, Made Murtika dengan sebilah sabit tidak bisa dilanjutkan pihak berwenang. Hal itu disebabkan lantaran pelaku, Nyoman Sebudi dari hasil observasi dinyatakan tengah mengalami gangguan kejiwaan disaat aksi penganiayaan itu dilakukannya.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Pande Putu Sugiarta menyebutkan, gangguan kejiwaan terhadap pelaku Nyoman Subudi dilakukan Rumah Sakit Jiwa di Bangli melalui obsevasi selama dua minggu lebih.
“Berdasarkan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku serta hasil observasi terhadap pelaku Nyoman Sebudi proses penyidikan di Kepolisian terancam gugur alias tidak berlanjut,†papar Pande Sugiarta.
Sebelumnya, Perbekel Tigawasa nyaris dibunuh warganya sendiri.
Sempat diduga, aksi itu dipicu lantaran ketidakpuasan pelaku dengan kucuran bantuan selama ini, sehingga dengan nekat pelaku menebas bagian kepala Perbekelnya dengan mengunakan sebilah sabit.
Peristiwa yang mengejutkan warga Desa Tigawasa dan sekitarnya itu terjadi di Dusun Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar. Saat itu, Perbekel Desa Tigawasa Made Murtika dihadang dan ditebas dengan sebilah sabit besar atau caluk oleh Nyoman Subudi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4544 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun