Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pengolaan Mata Air Sanih Belum Maksimal

Selasa, 16 Oktober 2007, 09:01 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Akibat terbentur biaya, pengelolaan sumber mata air di Sanih oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng belum mencapai maksimal. Padahal, debit air di Kawasan Permandian air Sanih itu sangat menjanjikan.

 

Kepala Bappeda Kabupaten Buleleng, Dewa Ketut Puspaka mengungkapkan didalam perencanaan pengadaan air bersih di Buleleng, sumber mata air di Dusun Sanih telah tersentuh dengan perencanaan pengembangan untuk pemanfaatan sumber air bersih tersebut, hanya saja Pemkab masih terbentur dengan dana.

“Perencanaan hal itu sudah diwacanakan, jadi kita bagimana bisa mengimplementasikan, dan kita sedang memperjuangkannya. Air Sanih sedang kita jual di APBN, mudah-mudahan mendapatkan hasil. Kalau kita menjual lingkungan lebih banyak berhasil,” ungkap Dewa Puspaka.

“Bila sumber mata air Sanih bisa dimanfaatkan sebagai air bersih akan mampu memberikan pasokan air bersih hampir sebagain besar wilayah di Buleleng Timur. Kita melihat air Sanih dengan air minum kwalitas A yang langsung bisa diminum itu, setiap harinya terbuang dengan percuma ke laut,” imbuh Puspaka.

 

Menurut Kepala Bappeda Puspaka, dalam perencanaan yang telah diajukan ke Pemerintah Pusat tersebut, mata air Sanih diangkat dengan menggunakan mesin pompa dengan membuat bak penampungan di bagian atas, selanjutnya dengan gaya gravitasi air disalurkan.
Sampai saat ini, debit mata air Sanih yang tercatat 600 liter per detik itu hanya dimanfaatkan untuk keperluan rekreasi berupa kolam renang, sedangkan untuk keperluan air bersih baru sebagian kecil. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami