Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Aktivis, Seniman, Jurnalis Berbagi Dengan Komunitas Miskin
Penarukan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Peringatan Hari Anti Kemiskinan di Kabupaten Buleleng digelar secara sederhana pada satu lokasi Komunitas Miskin di kelurahan Penarukan Singaraja secara bersama yang melibatkan warga miskin dan sejumlah aktivis sosial, jurnalis, seniman dan LSM.
Dalam aksi yang dilakukan bersama, Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB), Dermaga Seni Buleleng (DSB), Komunitas Seni Banyuning (KSB), Aliansi Perempuan Buleleng (APB) serta LSM Gema Nusantara (Genus), Rabu (17/10) siang diwarnai aksi spontanitas menyuarakan perang dan anti terhadap pemiskinan dengan gaya dan caranya masing-masing baik dalam bentuk orasi, puisi maupun seni drama.
Sementara dalam puncak acara, secara bergantian, para aktivis yang dimulai mantan anggota DPRD Bali, Gede Hardika membacakan orasinya tentang kondisi riil kemiskinan di Buleleng yang belum mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun orang kaya yang tidak memiliki kepedulian atas kemiskinan yang dialami sebagian besar masyatakat disekitarnya. Selain Hardika, Ketua Komisi D DPRD Buleleng, Luh Kerthianing yang juga penesehat APB juga menyuarakan rendahnya perhatian pemerintah terhadap pengentasan kemiskinan yang melanda negeri ini.
Yang tidak kalah menarik, Ketua Yayasan Yatim Piatu Widya Asih, Yohanes dari lingkungan tak mampu justru hadir pada acara tersebut sembari memberikan orasi dan motivasi serta menyerahkan bantuan makanan kepada komunitas miskin yang disisihkan dari sumbangan para donatur bagi anak yatim piatu asuhannya.
Dalam aksi itu juga, sebuah puisi dibawakan wartawan senior Made Tirtayasa yang berkolaborasi dengan Gede Artawan, selanjutnya peringatan secara sederhana itu diakhiri orasi Ketua Badan Eksekutif LSM Genus, Antonius Sanjaya Kiabeni yang menyatakan bahwa pengentasan kemiskinan merupakan tugas dan tangungjawab pemerintah sesuai dengan UUD 1945.
Jadi, kami mohon maaf bilamana mendahului atau mengambil alih sebagian tugas-tugas pemerintah, dan maaf, jangan tersinggung, ungkapnya.
Aksi anti pemiskinan nampaknya tidak akan terhenti dilakukan para para aktivis dari Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB), Dermaga Seni Buleleng (DSB), Komunitas Seni Banyuning (KSB), Aliansi Perempuan Buleleng (APB) serta LSM Gema Nusantara (Genus), dengan terbentuknya genderang perang terhadap kemiskinan akan terus ditabuh.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5344 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3442 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2255 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1045 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan