Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Jelang Galungan, Penjualan Perlengkapan Penjor di Jembrana Melonjak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang Hari Raya Galungan, penjualan bahan dan perlengkapan penjor di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, mengalami peningkatan signifikan. Sejak beberapa hari terakhir, para pedagang diserbu pembeli yang mencari berbagai kebutuhan untuk membuat penjor.
Beragam perlengkapan yang dijual di antaranya batang bambu, janur, reringgitan sanggah penjor, sampian, kolong-kolong, lamak, omkara, hingga berbagai hiasan pelengkap lainnya.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp40 ribu per buah hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis dan tingkat kerumitan hiasan yang dipilih pembeli.
Salah seorang pedagang perlengkapan penjor di Kelurahan Baler Bale Agung, I Wayan Budiarta, mengatakan lonjakan pembeli sudah terlihat sejak Jumat lalu dan terus meningkat hingga Selasa Penampahan Galungan.
"Pembeli mulai ramai sejak hari Jumat. Menjelang Penampahan Galungan jumlahnya semakin meningkat. Banyak masyarakat yang datang mencari perlengkapan penjor untuk dipasang di rumah masing-masing," ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Menurut Budiarta, tingginya minat masyarakat membuat sebagian besar stok dagangannya hampir habis terjual. Hingga Selasa siang, sekitar 95 persen barang yang dijual telah laku dibeli konsumen.
"Kalau dibanding hari biasa tentu meningkat drastis. Sampai hari ini stok sudah terjual sekitar 95 persen," katanya.
Peningkatan penjualan tersebut turut berdampak pada pendapatan para pedagang. Pada musim Galungan tahun ini, omzet yang diperoleh mencapai puluhan juta rupiah.
Ramainya pembeli diperkirakan masih akan berlangsung hingga malam Penampahan Galungan. Banyak masyarakat memanfaatkan waktu terakhir untuk melengkapi kebutuhan penjor sebagai bagian dari tradisi menyambut Hari Raya Galungan di Bali.
Penjor sendiri merupakan salah satu simbol penting dalam perayaan Galungan yang melambangkan rasa syukur dan kemenangan Dharma melawan Adharma. Karena itu, kebutuhan perlengkapan penjor selalu mengalami peningkatan setiap menjelang Hari Raya Galungan.
Bagi para pedagang di Jembrana, momentum Galungan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga membawa berkah ekonomi melalui meningkatnya permintaan berbagai perlengkapan upacara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun