Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Petani Dituntut Ciptakan Kopi Berkualitas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menghadapi persaingan produksi kopi secara internasional, sejumlah petani kopi di Bali Utara dituntut untuk mampu menciptakan produksi kopi yang berkualitas sesuai dengan permintaan pasar dunia.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dishutbun Kabupaten Buleleng, Ir. Komang Gede Yasa, Senin (22/10) mengungkapkan, luas lahan kebun kopi di Buleleng mencapai 15. 520 hektar. Rinciannya, 12. 599 hektar lahan kebun kopi jenis Robusta dan sisanya lagi 2.921 hektar tergolong kebun kopi jenis Arabika.
Pengolahan produksi kopi di Buleleng masih dilakukan dengan tradisional dan baru melangkah pada tehnik pengolahan olah basah. Jika pengolahan tradisional tentu saja akan kalah di dalam kualitas. Untuk itu, dengan tehnik olah basah akan bisa meningkatkan kualitas kopi, papar Komang Gede Yasa.
Sementara dari data yang diperoleh, jumlah kopi yang diproduksi sampai saat ini jauh lebih besar dibandingkan dengan kopi yang dikonsumsi. Sehingga, menyebabkan harga kopi menjadi turun.
Dalam kondisi inilah kita berupaya bersama-sama petani bagaimana bisa menciptakan kualitas kopi yang mampu bersaing di pasar bebas. Dengan kualitas akan mampu memberikan keuntungan lebih bagi petani,ungkap Komang Gede.
Untuk mendukung agar produksi kopi di Buleleng berkelas, pemerintah daerah mulai tahun 2006 yang lalu telah menyalurkan bantuan peralatan untuk olah basah. Tercatat sembilan kelompok subak abian kopi di Buleleng sudah menerima bantuan pemerintah. Bahkan, di tahun yang akan datang pemerintah akan merealisasikan bantuan serupa termasuk pembinaan pengunaan teknologi perkebunan kopi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan