Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Atok Adiputra: Bangkit Bersatu Berantas Korupsi

Denpasar

Selasa, 11 Desember 2007, 13:30 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Korupsi adalah musuh bersama untuk itu harus kita perangi bersama-sama. Jangan biarkan negara menjadi terpuruk karena ulah korupsi. Diperlukan tekad dan kemauan yang kuat untuk memberantas korupsi.

 

Sinergi antara aparat pemerintah khususnya penegak hukum dan masyarakat akan menjadi modal yang kuat dalam mencegah tindak pidana korupsi.


Hal ini dikatakan Kepala Badan Pengawasan Daerah Kota Denpasar Nyoman Atok Adiputra, SH. Ketika ditemui disela-sela pelaksanaan penyebaran stiker anti Korupsi di perempatan jalan Cokroaminoto-Gatot Subroto, pertigaan jalan Melati-Surapati.



Dalam kampanye anti korupsi yang juga dirangkaikan dengan hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh tanggal 9 Desember, Pemkot menurunkan puluhan stafnya untuk menyebarkan stiker yang berisi ajakan untuk memberantas korupsi di sejumlah ruas jalan dan kantor-kantor pelayanan publik seperti di Dinas Capil dan Dinas Perijinan.

”Kami jajaran Badan Pengawas Kota Denpasar ingin mengajak masyarakat untuk ikut dalam membrantas penyakit masyarakat ini. Lewat penyebaran stiker ini kami ingin mengkampanyekan budaya anti korupsi di masyarakat,” ujar Atok Adiputra.

Menurut mantan Asisten I Sekot Denpasar ini secara moral kami juga ingin menyadarkan kepada aparat Pemda untuk menghindari tindakan korupsi tersebut. ”Mereka harus menyadari bahwa korupsi akan dapat menyengsarakan rakyat. Kita harus bangkit lawan korupsi dan berani berkata tidak untuk korupsi,” tegas Atok Adiputra.

Lebih lanjut dia mengatakan sebagai aparat yang ditugasi untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan di jajaran Pemkot Denpasar, pihaknya siap melakukan tugas dengan sebaik-baiknya. ”Kami sudah membuka akses kepada masyarakat baik melalui website, radio maupun pengaduan langsung melalui layanan Hallo Denpasar.

Minimal masyarakat dapat memberikan informasi jika ada aparat birokrasi di Denpasar yang melakukan penyimpangan. Jika ada laporan atau informasi dari masyarakat atau siapa saja, pasti kami akan tindak lanjuti,” katanya sembari mengatakan bahwa upaya ini adalah juga upaya Pemkot untuk menciptakan good governance.

Pihaknya kata Atok Adiputra sangat komit dalam membrantas korupsi, apalagi menurutnya Walikota Denpasar sudah melakukan MoU dengan KPK dan BPKP dalam membrantas korupsi.



”Korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga akan merusak sendi-sendi pereonomian masyarakat yang pada akhirnya akan menimbulkan kesengsaraan dan kemiskinan masyarakat. Untuk itu hanya ada satu kata bangkit bersatu berantas korupsi,” pungkas pejabat asal Batur Kintamani ini. (ags)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami