Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Adu Jangkrik, Satu Tewas Ditempat
Kayuputih
BERITABALI.COM, BULELENG.
Korban jiwa dalam laka lantas di Buleleng kembali bertambah. Satu orang dinyatakan tewas dilokasi peristiwa, dan tiga orang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, setelah terlibat laka lantas dari arah berlawanan. Kecelakaan itu dipicu karena kedua motor tidak menyalakan lampu saat melintas di jalan Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar.
Dari hasil olah lokasi peristiwa, pengendara sepeda motor DK 2078 EB, Nyoman Sugiana (19), ditemukan tewas akibat cidera kepala berat dan pendarahan, sedangkan yang dibonceng Komang Yogi Indra (19), mengalami cidera kepala ringan.
Sementara lawannya, Komang Yogi Indrawan (17), yang mengendarai sepeda motor DK 6117 DH dan membonceng Gede Agus Adnyana (18), keduanya warga Desa Gunung sari, Kecamatan Seririt mengalami cidera kepala ringan, selanjutnya ketiga korban, Minggu (13/1) dinihari dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar.
Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP. Nyoman Geden mengungkapkan, laka lantas yang mengakibatkan satu orang tewas dan tiga Cidera Kepala Ringan, lantaran kelalaian si pengemudi yang tak menyalakan lampu.
“Ini disebabkan kelalaian kedua pengendara sepeda motor yang datang dari arah berlawanan tanpa menyalakan lampu. Saat itu, korban Sugiana melaju mengambil haluan kekanan dan menabrak Komang Yogi Indrawan, dan keduanya tanpa memiliki SIM,“ ungkapnya.
Kasus tersebut sampai saat ini masih dalam proses penyidikan di Sat Lantas Polres Buleleng, sebab ketiga orang yang terlibat laka lantas itu masih dirawat di RSUP Sanglah. Sedangkan jenazah Nyoman Sugiana telah diserahkan kepada pihak keluarga. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang