Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kades Dilibatkan Tangani Pedagang Ikan Liar

Singaraja

Selasa, 15 Januari 2008, 15:44 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Para pedagang ikan yang berjualan di sepanjang jalan Pemaron-Kalibukbuk, tampaknya harus bersiap-siap dikejar petugas jika masih melakukan aktifitas diluar pasar ikan tradisional Anturan. 

Keputusan itu diambil pada pertemuan Selasa (15/1) siang di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng. Pertemuan itu diikuti empat Kepala Desa dari Kalibukbuk, Anturan, Tukadmungga dan Pemaron serta instansi terkait lainnya.


“Para pedagang ikan yang masih berjualan di sepanjang jalan Kalibukbuk-Pemaron di luar pasar ikan tradisional Anturan akan dibina secara persuasif. Pengaturan itu diserahkan kepada Kades Anturan, Gede Suradnya. Dalam pembinaan kepada para pedagang tim Pemkab berharap agar Kades Anturan melibatkan empat Kades sekitar wilayah tersebut,“ papar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng, Wayan Suradnya.Langkah persuasif yang bakal dilakukan Tim Penertiban Pedagang Ikan diserahkan kepada Sat Pol PP Pemkab Buleleng.

 



“Sebagai eksekutor terhadap pelanggar peraturan daerah, satpol PP akan memantau pembinaan yang dilakukan pihak kecamatan. Namun demikian, sesekali satpol PP dan Pemkab Buleleng akan melakukan gerakan pembersihan kepada pedagang yang membandel,“ ungkap Waka Sat Pol PP Pemkab Buleleng, I Gusti Ngurah Arya Sentana.

Sebelumnya, para pedagang ikan meninggalkan Pasar Ikan Tradisional di Anturan dan kembali berjualan di pinggir jalan, tepat di depan Puskesmas Anturan yang diakibatkan karena sepinya pembeli.

Kembalinya para pedangang ikan dengan memanfaatkan ruas jalan Singaraja Seririt, sering terjadi gangguan jalur lalu-lintas. Selain membuat pemandangan yang kurang baik, bau amis ikan juga sangat menganggu, mengingat Desa Anturan termasuk kawasan wisata Lovina. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami