Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Iming-iming Jadi Model, Remaja Nyaris Disodomi

Denpasar

Minggu, 27 Januari 2008, 18:02 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Remaja berusia 15 tahun berinisial AMT, nyaris menjadi korban faedofilia. Pelakunya bukan warga asing, tapi seorang pemuda lokal yang diketahui bernama Candra (41). Korban berhasil kabur dari sebuah kamar di Jalan Pura Demak no 4 Denpasar.Kasus ini dilaporkan ke Poltabes Denpasar, setelah korban menceritakan pengalaman pahitnya ke orang tuanya. 

Dalam laporan korban ke penyidik Poltabes Denpasar, Sabtu (26/01), sekitar pukul 13.00 Wita, korban bertemu pelaku mengaku bernama Candra di Jalan Teuku Umar Denpasar.Di pertemuan tersebut, Candra yang alamatnya tidak jelas itu, mengatakan sedang mencari orang untuk dijadikan model photo celana panjang. Seperti dihipnotis korban menuruti kemauan pelaku diajak ke sebuah rumah kos di Jalan Pura Demak no 4 Denpasar.


Tiba di kamar, remaja berusia 15 tahun yang tinggal di bilangan Pulau Adi Denpasar, disuruh telanjang. Korban tidak mau karena merasa malu telanjang di depan lelaki.Pelaku terus memperdaya korban. Agar tidak malu, pelaku menyuruh korban ganti pakaian di kamar mandi. Tapi dengan syarat harus mengenakan celana dalam.

 

Setelah korban berganti baju dan hanya mengenakan celana dalam, pelaku mengamat-amati dengan seksama. Pelaku berpura-pura mengamati ukuran celana dalam korban sembari mengelus-elus ‘burung’ korban supaya tegang.Semakin lama korban semakin bingung. Apalagi pelaku memperlihatkan photo porno yang menggambarkan orang berbuat mesum.

“Celana saya dibuka,” beber korban dalam kesaksiannya ke penyidik Poltabes.Fatalnya, pelaku sendiri membuka celana dalamnya dan memperlihatkan kemaluannya ke korban. Korban disuruh menghisap. Korban semakin bingung melihat keganjilan tersebut. Apalagi pelaku memberikannya minum.

Manakala pelaku menyuruh menghisap kemaluan, korban berontak dari sadar. Dia cepat-cepat mengenakan baju dan kabur melaporkannya ke orang tua. Hingga hari ini (27/1) belum ada komentar resmi dari aparat kepolisian mengenai kasus ini.Namun, sumber kepolisian menyebutkan, pelaku yang bernama Candra masih diburu. “Ada dugaan namanya fiktif,” ungkap sumber. (Che)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami