Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Meteor Itu Ternyata Hanya Batu Apung

Denpasar

Senin, 28 Januari 2008, 17:21 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Misteri benda kecil dan penemuan lubang sedalam 30 cm dan diameter 1 meter, di lahan sawah milik Nyoman Miasa, krama banjar Glumpang, Sukawati, Gianyar, pada Selasa (1/1) lalu akhirnya terkuak. Jajaran Labfor Denpasar mengklaim, batu yang semula diduga meteor itu ternyata hanya batu apung. 

Kepala Puslabfor Denpasar, Kombes Pol Muhibbin Abdul Kadir mengatakan, berdasarkan uji sampel dari tanah, air, lumpur dan batu yang ditemukan, diterima kenyataan bahwa batu tersebut bukanlah meteor melainkan batu apung biasa.“Tes sampel negatif bahan peledak. Batu yang diambil sampelnya kategori batu apung mengandung silikat tinggi alias batu bata. Jadi kubangan tidak berasal dari peristiwa alam atau ledakan,” bebernya.



Berarti, dengan sendirinya, misteri meteor yang berujung kubangan besar, adalah rekayasan manusia. Namun, sejauh ini pihaknya belum melakukan penelitian tentang asal-usul lubang.”Kita serahkan penanganannya ke Polres Gianyar. Tapi yang jelas benda itu bukan meteorit,” tegas Abdul Kadir. (Che)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami