Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Meteor Itu Ternyata Hanya Batu Apung
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Misteri benda kecil dan penemuan lubang sedalam 30 cm dan diameter 1 meter, di lahan sawah milik Nyoman Miasa, krama banjar Glumpang, Sukawati, Gianyar, pada Selasa (1/1) lalu akhirnya terkuak. Jajaran Labfor Denpasar mengklaim, batu yang semula diduga meteor itu ternyata hanya batu apung.
Kepala Puslabfor Denpasar, Kombes Pol Muhibbin Abdul Kadir mengatakan, berdasarkan uji sampel dari tanah, air, lumpur dan batu yang ditemukan, diterima kenyataan bahwa batu tersebut bukanlah meteor melainkan batu apung biasa.“Tes sampel negatif bahan peledak. Batu yang diambil sampelnya kategori batu apung mengandung silikat tinggi alias batu bata. Jadi kubangan tidak berasal dari peristiwa alam atau ledakan,” bebernya.
Berarti, dengan sendirinya, misteri meteor yang berujung kubangan besar, adalah rekayasan manusia. Namun, sejauh ini pihaknya belum melakukan penelitian tentang asal-usul lubang.”Kita serahkan penanganannya ke Polres Gianyar. Tapi yang jelas benda itu bukan meteorit,” tegas Abdul Kadir. (Che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2014 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1619 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1064 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun