Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Meteor Itu Ternyata Hanya Batu Apung
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Misteri benda kecil dan penemuan lubang sedalam 30 cm dan diameter 1 meter, di lahan sawah milik Nyoman Miasa, krama banjar Glumpang, Sukawati, Gianyar, pada Selasa (1/1) lalu akhirnya terkuak. Jajaran Labfor Denpasar mengklaim, batu yang semula diduga meteor itu ternyata hanya batu apung.
Kepala Puslabfor Denpasar, Kombes Pol Muhibbin Abdul Kadir mengatakan, berdasarkan uji sampel dari tanah, air, lumpur dan batu yang ditemukan, diterima kenyataan bahwa batu tersebut bukanlah meteor melainkan batu apung biasa.“Tes sampel negatif bahan peledak. Batu yang diambil sampelnya kategori batu apung mengandung silikat tinggi alias batu bata. Jadi kubangan tidak berasal dari peristiwa alam atau ledakan,” bebernya.
Berarti, dengan sendirinya, misteri meteor yang berujung kubangan besar, adalah rekayasan manusia. Namun, sejauh ini pihaknya belum melakukan penelitian tentang asal-usul lubang.”Kita serahkan penanganannya ke Polres Gianyar. Tapi yang jelas benda itu bukan meteorit,” tegas Abdul Kadir. (Che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar