Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Gubernur Dukung Pembangkit Ramah Lingkungan
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali hingga kini masih ketergantungan listrik dari Jawa sebesar 200 Mega Watt (MW). Kebutuhan listrik di Bali mencapai rata-rata 454 MW, sementara ketersediaan listrik 562 MW termasuk pasokan 200 MW dari Jawa lewat kabel bawah laut.
Ke depan, Gubernur Bali Dewa Beratha berharap makin berkurangnya ketergantungan listrik dari Jawa. Untuk itu, orang nomor satu di Bali ini mendukung program pembangunan pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Misalnya, telah dibangunnya pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Karangasem, tenaga bayu di Nusa Penida, dan juga rencana pembangunan mikro hidro di Tabanan dan Badung.
Baca juga:
Perusahaan Baim Wong Daftarkan Merek
“Saya mendukung terobosan-terobosan dalam menggali sumber energi yang ramah lingkungan terus dilanjutkan, sehingga upaya tersebut dapat memenuhi permintaan masyarakat sampai di pelosok pedesaan,” ujar Gubernur Beratha dalam sambutan
tertulis dibacakan Wagub Kesuma Kelakan, di Denpasar, Selasa (29/1).
Dalam jangka pendek, kata Gubernur, perlu makin digencarkan gerakan penghematan penggunaan listrik seiring makin melonjakknya kebutuhan listrik. Sedang untuk jangka panjang, sudah diupayakan pembangunan pembangkit listrik dengan tenaga non BBM (bahan bakar minyak), yang lokasinya di Bali Timur dan Bali Utara.
Gubernur juga berharap semua pihak untuk menjadi teladan dalam menghemat penggunaan listrik, sehingga pada akhirnya Bali bisa terbebas dari krisis listrik dan sekaligus terbebas dari ancaman pemadaman listrik secara bergilir. (sss)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang