Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kecamatan Denbar Usulkan 108 Proyek

Denpasar

Senin, 11 Februari 2008, 12:45 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kecamatan Denpasar Barat mengusulkan 108 proyek yang dibahas dalam Musrenbang (Musrawarah Perencanaan Pembangunan). Usulan ini merupakan masukan dari kelurahan/desa yang sudah dibahas terlebih dahulu.

Adapun anggaran dana dari 108 proyek usulan ini sebesar Rp. 13 Milyar lebih dengan rincian bidang ekonomi 12 usulan dengan jumlah dana Rp. 1 Milyar lebih. Sedangkan bidang fisik 70 usulan (Rp. 8 Milyar) dan sosial budaya serta umum sebanyak 26 usulan dengan anggaran sebesar Rp. 14 Milyar lebih. Demikian disampaikan Camat Denbar, Drs. I Made Mudra, M.Si. ditemui usai pembukaan Musrenbang Kecamatan Denbar di kantor setempat, Senin (11/2).

Lanjut Mudra, usulan yang dibahas ini tentu diharapkan dapat diakomodir dalam program Pemkot Denpasar, meskipun diakui perencanaan pembangunan di Denbar masih banyak kekurangan dan perlu penyempurnaan, sehingga hasil Musrenbang ini benar-benar tidak hanya bersifat serimonial belaka yang mengakibatkan menjadi tumpukan usulan.

 



"Paling tidak usulan dari bottom-up bisa dijadikan pijakan dalam perencanaan pembangunan tingkat kota," harap Mudra. Selain itu, menurut Mudra program pengembangan kecamatan (PPK) pendanaannya sampai 2007 untuk kesinambungan dan pelestarian program dimaksud khususnya simpan pinjam perempuan yang sedang bergulir, pihaknya mengusulkan biaya operasional monitoring dan evaluasi melalui Musrenbang.

Adanya rencana penataan tanggul Tukad Mati khususnya di sekitar jalan Pura Demak Pemecutan Kelod sebagai antisipasi banjir, menurut Mudra ada keinginan dari tokoh masyarakat agar penataan tanggul dimaksud diikuti dengan pengembangan rekreasi keluarga seperti sightseeing, sarana joging dan agro wisata.

Terhadap usulan masyarakat ini survei awal sudah dilakasnakan oleh tim Destination Manajemen Organisasion (DMO'S) dari program studi Pariwisata Unud dengan harapan dapat memberi penyeimbang antara pesatnya pembangunan fisik dengan menyiapkan ruang rekreasi keluarga.

Sekda Kota Denpasar, Drs. Nyoman Aryana, M.Si. usai membuka Musrenbang menekankan agar para SKPD tidak ragu melaksanakan proyek, meskipun Pemkot Denpasar melakukan kerjasama dengan KPK dan BPK. Untuk menghindari keraguan SKPD dalam menjalankan proyek, agar selalu melakukan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga apa yang ditargetkan dalam proyek dimaksud sesuai dengan harapan.

Sekda Aryana juga menekankan keberhasilan suatu proyek tergantung dari peran serta masyrakat termasuk dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian hingga pemeliharaan serta pengembangan hasil-hasil pembangunan.

"Jangan sampai setelah usulan disetujui tidak ditindaklanjuti, sehingga program pembangunan terkesan mubasir," ujar Aryana. Untuk itu, aparat desa/lurah agar selalu melakukan pendekatan dengan masyarakat guna menyerap aspirasi, sehingga program pembangunan berjalan maksimal. (ctg)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami