Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




12 Buah Alat Gamelan Digasak Maling

Rabu, 20 Februari 2008, 16:15 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Warga Banjar Binoh, Ubung Kaja geger. Pasalnya, Pura Dalem Bengkel di Jalan Ken Arok, Denpasar Barat, dibobol maling. Akibatnya, sejumlah benda sakral yang disimpan di sebuah gudang raib digondol maling.

Informasi Beritabali.com di lapangan, menyebutkan, Made Tapa, warga setempat, saat itu hendak membersihkan areal pura. Ia pun datang ke pura sendirian. Tiba di TKP, kunci pintu gerbang pura telah diketahui terbuka. Namun, saksi tidak merasakan adanya kecurigaan setelah masuk ke jaba tengah pura. Saksi melihat semua pintu pelinggih masih utuh dan tidak ada yang terbuka.

''Awalnya, saya tidak punya kecurigaan apa-apa. Semua pintu pelinggih dalam kondisi utuh,'' kata saksi Made Tapa. Akan tetapi, saksi mulai merasakan kejanggalan ketika melihat gudang tempat penyimpanan barang-barang. Terlihat, pintunya tidak terkunci dan sedikit terbuka.

Betapa kagetnya saksi begitu melihat ada bekas congkelan di pintu gudang. Saksi pun bergegas memberitahukan kejadian tersebut kepada Jero Mangku Gede Yoga Sedana (68).

Mendapat laporan, Jero Mangku langsung meluncur ke TKP.

Ternyata benar, kondisi gudang acak-acakan dan beberapa barang lenyap dari tempatnya. Kasusnya pun dilaporkan ke Polsek Denbar untuk ditindak-lanjuti. Dipimpin Kapolsek AKP I.B Mantra, beberapa petugas bergerak melakukan pemeriksan, termasuk petugas Identifikasi Poltabes Denpasar.

 

Polisi pun melakukan olah TKP dan mengambil sidik jari pelaku. Bejatnya lagi, pelaku diduga sempat berak setelah mengobok-obok pura tersebut. ''Ada kotoran manusia ditemukan di areal pura,'' ujar salah satu petugas.

Setelah dicek, Jero Mangku mengatakan barang-barang yang hilang berupa lamak (6 buah), salas (6 buah), tamiyang (7 buah), keris (2 buah), rerai (4 buah) dan gamelan (12 buah). Atas kejadian itu, kerugian yang diderita mencapai puluhan juta rupiah. ''Pelakunya masih lidik,'' sebutnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami