Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Visum Pelajar Norwegia Belum Keluar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korban, JY (21), pelajar asal Norwegia, masih trauma. Kasus pemerkosaan terhadap dirinya, yang diduga dilakukan supir taksi, belum jelas. Untuk membuktikannya, polisi masih menunggu hasil visum et revertum dari BIMC Nusa Dua.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban Smik mengatakan, korban masih diperiksa. Hingga kini korban belum berkomentar banyak mengenai laporannya yang mengaku diperkosa.
“Keterangan korban masih minim, dan polisi belum mengantongi informasi lebih banyak, terpaut pengakuan korban diperkosa,” ucap Kombes Reniban. Keterangan sementara, korban datang dari Negara Norwegia ke Bali, sejak 7 Pebruari lalu dan menetap bersama 80 pelajar lainnya, terkait studi tour sampai Mei nanti.
Kombes Reniban menuturkan, penyidik masih menunggu hasil visum dari pihak BIMC, dimana korban melakukan visum et revertum. Guna membuktikan, apakah benar diperkosa, Kombes Renivan mengatakan, saksi-saksi di sekitar M-Bargo dalam waktu dekat akan diperiksa keterangannya.“Supaya jelas, siapa sopir taksi yang membawa korban,” ucapnya. JY dalam laporannya ke Poltabes Denpasar, mengaku diperkosa sopir taksi, usai pulang dugem di M-Bargo, Kuta, Kamis (21/2), pagi lalu.
Kamis (21/2) sekitar pukul 02.00, dini hari, korban diperkosa dalam kondisi mabuk. Usai dugem, korban menyewa taksi untuk dihantarkan ke penginapannya di Hotel Sari Negara Kedonganan Jimbaran. Selang beberapa jam tiba di penginapan korban merasakan kelaminnya sakit. Dia menduga habis diperkosa.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang