Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nyepi, Call Centre Pemkot Tetap Siaga

Rabu, 5 Maret 2008, 16:49 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Libur terkait peringatan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Jumat (7/3) esok tak menghalangi pelayanan publik penanganan kegawatdaruratan di Kota Denpasar. ”Unit pelayanan publik kegawatdaruratan Call Centre Pemkot tetap siaga selama libur Nyepi,” tegas Wakil Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra S.E., M.Si.didampingi Kabag Humas Erwin Suryadarma kepada wartawan di Kantor Walikota Denpasar Rabu (5/3). Kesiagaan ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera atau mengalami kondisi gawat darurat.

Lebih jauh Wawali Rai D Mantra menambahkan bahwa selama libur Nyepi operasional Call Centre tetap berjalan seperti biasa. ”Petugas Call Centre siap membantu warga Kota Denpasar yang membutuhkan pertolongan dan penanganan kondisi gawat darurat,” jelasnya. Call Centre yang diresmikan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) Taufik Effendi pekan lalu didukung sistem safe community yang telah berlangsung.

”Melalui sistem ini setiap telepon gawat darurat melalui call centre akan segera dikoordinasikan dengan unit penanganan gawat darurat dan bencana yang ada di empat pos,” tegas Wawali Rai D Mantra.

Jadi masyarakat cukup menelepon Call Centre di nomor 223333 maka pertolongan segera datang. Dalam kesempatan tersebut Kabag Umum Drs Ketut Mardika selaku koordinator Call Centre menambahkan bahwa selama Nyepi disiapkan 4 regu petugas medis ambulan dan PMK beserta mobil di masing-masing pos.

Yaitu Pos Juanda di timur Lapangan Puputan Renon, Pos Merpati di timur Kantor Camat Denbar, Pos Ubung di Terminal Ubung dan Pos Induk di Markas PMK/PMI di Jalan Imam Bonjol. Ditegaskannya selama ini call centre Pemkot Denpasar telah menangani berbagai bencana. ”Pohon tumbang, banjir, puting beliung serta kecelakaan lalu lintas dan kebakaran sudah sering ditangani call centre,” jelas Ketut Mardika.

 

Melalui sistem safe community, call centre segera mengkoordinasikan dengan unit penanganan yang ada. ”Misalnya terjadi pohon tumbang, begitu dideteksi petugas call centre akan menghubungi petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk menanganinya,” jelas Mardika.

Begitu juga jika terjadi banjir dan salurang tersumbat, petugas call centre akan mengkoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum. Salah seorang petugas call centre Putu Soni Kurniawan mengaku bahwa bertugas selama Nyepi nanti tidak mengurangi makna perayaan hari besar keagamaan tersebut baginya.

”Kesiagaan ini merupakan panggilan tugas untuk kemanusiaan dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Denpasar,” jelas pria asal Singaraja tersebut. Menurutnya melaksanakan tugas bagi kepentingan orang banyak saat Nyepi merupakan salah satu bentuk yadnya, pengorbanan tulus ikhlas yang bisa dipersembahkannya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami