Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kangen Istri, Anggota Komplotan Rampok Menangis

Rabu, 12 Maret 2008, 21:11 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Perampok juga manusia. Tak kuat menahan kangen terhadap istrinya, salah seorang anggota komplotan perampok spesialis turis asing menangis di sel tahanan Polres Gianyar. Wahyudi, satu dari 6 anggota komplotan perampok yang ditangkap Satuan Rekrim Polres Gianyar, hari ini menjalani pemeriksaan intensif, bersama rekannya Edi Sugiono. Mereka diperiksa di ruang Provost Polres Gianyar. Saat diperiksa, Wahyudi tampak menangis. “ Saya kangen istri pak, istri saya di Jawa. Saya baru menikah 6 bulan,” kata Wahyudi.

Tingkah Wahyudi ini tentu saja mengundang senyum beberapa aparat kepolisian yang ada di ruang provost. “Sudahlah sayang, nggak usah menangis,” kata salah seorang anggota buser Polres Gianyar, sambil mengelus elus kepala Wahyudi yang terus menangis. Di depan petugas, Wahyudi pun berkicau. Ia mengakui keterlibatannya dalam pembunuhan 2 turis Australia di Kuta tahun 2003 silam.

“Saya hanya bantu pegang (badan korban) pak. Yang bacok itu Agung dan Pak Nik (2 anggota komplotan lainnya). Dibacok pakai celurit di bagian perut,” kata Wahyudi. Komplotan pencuri sekaligus perampok yang sering beraksi di beberapa villa di Gianyar ini dibekuk setelah adanya laporan pencurian disertai penganiayaan turis Philipina, di sebuah villa di Ubud.

 

Selain 3 tersangka yang ditahan di Mapolres Ganyar, aparat kepolisian juga sudah menahan 3 anggota komplotan lainnya, yang ditahan terpisah di beberapa polsek di wilayah Gianyar. Sementara satu tersangka bernama Agung, yang diduga sebagai spesialis tukang bacok, hingga kini masih buron.

Kapolres Gianyar, AKBP Dedy Dhia Dharma mengakui, aksi komplotan rampok ini cukup meresahkan masyarakat selama ini. “Dalam aksinya mereka dikenal sadis karena tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam, jika aksinya ketahuan. Syukurlah mereka bisa kita tangkap,” kata Dedy.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/art



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami