Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapoltabes : Barang Bukti Masih Dicari

Kamis, 13 Maret 2008, 21:02 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Yopianes Mahar SH, mengatakan, Nyoman Kartika alias Datuk dan Wayan Suyana alias Sinten, ditangkap satuan buser Poltabes Rabu (12/03) sekitar pukul 02.00 Wita. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan. Menyusul kemudian penangkapan Sugianto alias Anto alias Momon, di rumahnya di Jalan Bedahulu sore hari.

Rumah tersangka yang sebelumnya digerebek tim gabungan Polda, serta-merta menemukan belasan amunisi dan senjata tajam, digiring langsung ke Poltabes Denpasar. “Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Mereka mengakui melakukan pembunuhan,”ujarnya.

Mengenai barang bukti yang dijadikan alat membunuh IB Anom Wijaya, Kapoltabes menerangkan masih dalam pencaharian. Termasuk mencari jenis mobil yang digunakan pelaku membunuh anak buah kesayangan Minggik itu. Penangkapan tiga tersangka memunculkan kabar yang tidak sedap. Penangkapan ini diduga hanyalah sebuah konspirasi belaka. Yang sesungguhnya untuk menutupi otak pelaku pembunuhan IB Anom Wijaya. Benarkah ?

 

Informasi yang dihimpun dilapangan, tiga tersangka adalah orang yang tidak dikenal. Mereka hanya mendapat ‘perintah’ untuk mengakui membunuh IB Anom Wijaya. Kenapa demikian ? Terang saja, dilihat dari sosok Momon, dia adalah seorang pemuda yang alim, rajin sembahyang dan jarang bergaul dengan preman. Begitu pula dengan dua lainnya.

“Agaknya mereka dijadikan korban, supaya otak pelaku yang sesungguhnya tidak tersentuh,”jelas sumber. Apakah polisi melihat indikasi itu ? Tentu saja. Dari penuturan Kapolda Bali, Irjen Pol Paulus Purwoko mengatakan, bahwa pihak kepolisian tidak hanya terfokus pada pengakuan tapi harus memiliki bukti-bukti otentik.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami