Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Turis Jepang Enggan Berkunjung ke Wisata Satwa

Gianyar

Senin, 17 Maret 2008, 14:12 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Angka kunjungan wisatawan Jepang ke Taman Burung Bali Bird Park nampaknya sangat minim, hal ini disebabkan lantaran 'negara Sakura' tersebut masih memberlakukan larangan travel ban kepada warganya, agar tak berkunjung ke tempat-tempat 'berbau' unggas.

 

“Ya, memang wisatawan Jepang sangat minim berkunjung ke tempat ini, karena mereka dilarang sama negaranya untuk berkunjung ke tempat-tempat berbau unggas,“ kata Dokter Hewan Bali Bird Park, Drh Maryke Andriani. Sementara itu, khusus wisatawan Eropa, sambung Maryke sama sekali tak berpengaruh terhadap isu virus AI (Avian Influiensa) atau flu burung tersebut. “Rata-rata hampir ratusan wisatawan Eropa datang berkunjung ke Bali Bird Park,“ jelasnya.

 


Terus bagaimana mengantisipasi mewabahnya Flu Burung di Bali Bird Park? Wanita yang sudah mengusai seluk beluk virus mematikan ini dengan santai menjawab, pihaknya memiliki tiga tahap penanganan virus tersebut. Paling pertama pencegahan, kemudian pemantuan serta menjaga kesehatan burung dengan membersihkan kandang, serta melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan di labotarium untuk memastikan burung terkena AI atau tidak. “Kami terus melakukan pencegahan flu burung ini, bahkan kami sering melakukan penyemprotan baik kepada pengunjung maupun burung itu sendiri,“ ujarnya. (Art)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami