Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Turis Jepang Enggan Berkunjung ke Wisata Satwa
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Angka kunjungan wisatawan Jepang ke Taman Burung Bali Bird Park nampaknya sangat minim, hal ini disebabkan lantaran 'negara Sakura' tersebut masih memberlakukan larangan travel ban kepada warganya, agar tak berkunjung ke tempat-tempat 'berbau' unggas.
“Ya, memang wisatawan Jepang sangat minim berkunjung ke tempat ini, karena mereka dilarang sama negaranya untuk berkunjung ke tempat-tempat berbau unggas,“ kata Dokter Hewan Bali Bird Park, Drh Maryke Andriani. Sementara itu, khusus wisatawan Eropa, sambung Maryke sama sekali tak berpengaruh terhadap isu virus AI (Avian Influiensa) atau flu burung tersebut. “Rata-rata hampir ratusan wisatawan Eropa datang berkunjung ke Bali Bird Park,“ jelasnya.
Terus bagaimana mengantisipasi mewabahnya Flu Burung di Bali Bird Park? Wanita yang sudah mengusai seluk beluk virus mematikan ini dengan santai menjawab, pihaknya memiliki tiga tahap penanganan virus tersebut. Paling pertama pencegahan, kemudian pemantuan serta menjaga kesehatan burung dengan membersihkan kandang, serta melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan di labotarium untuk memastikan burung terkena AI atau tidak. “Kami terus melakukan pencegahan flu burung ini, bahkan kami sering melakukan penyemprotan baik kepada pengunjung maupun burung itu sendiri,“ ujarnya. (Art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 711 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan