Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Turis Jepang Enggan Berkunjung ke Wisata Satwa
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Angka kunjungan wisatawan Jepang ke Taman Burung Bali Bird Park nampaknya sangat minim, hal ini disebabkan lantaran 'negara Sakura' tersebut masih memberlakukan larangan travel ban kepada warganya, agar tak berkunjung ke tempat-tempat 'berbau' unggas.
“Ya, memang wisatawan Jepang sangat minim berkunjung ke tempat ini, karena mereka dilarang sama negaranya untuk berkunjung ke tempat-tempat berbau unggas,“ kata Dokter Hewan Bali Bird Park, Drh Maryke Andriani. Sementara itu, khusus wisatawan Eropa, sambung Maryke sama sekali tak berpengaruh terhadap isu virus AI (Avian Influiensa) atau flu burung tersebut. “Rata-rata hampir ratusan wisatawan Eropa datang berkunjung ke Bali Bird Park,“ jelasnya.
Terus bagaimana mengantisipasi mewabahnya Flu Burung di Bali Bird Park? Wanita yang sudah mengusai seluk beluk virus mematikan ini dengan santai menjawab, pihaknya memiliki tiga tahap penanganan virus tersebut. Paling pertama pencegahan, kemudian pemantuan serta menjaga kesehatan burung dengan membersihkan kandang, serta melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan di labotarium untuk memastikan burung terkena AI atau tidak. “Kami terus melakukan pencegahan flu burung ini, bahkan kami sering melakukan penyemprotan baik kepada pengunjung maupun burung itu sendiri,“ ujarnya. (Art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun