Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Deputi Harap Gianyar Kurangi Pencemaran

Senin, 24 Maret 2008, 15:20 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup RI, Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Drs. Sudarijono berharap besar agar masyarakat Gianyar mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan di Gianyar. Jika, lingkungan rusak secara otomatis bakal membuat pembangunan jadi terhambat. ­Demikian disampaikan oleh Sudarijono dalam kegiatan Semiloka Desa Pakraman Kabupaten Gianyar, di Balai Budaya.


Menurutnya ada dua hal yang menjadi tantangan semua warga Gianyar,yaitu pertama adalah mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan di kawasan Kabupaten Gianyar, dan kedua adalah mengurangi dampak negatif dari kegiatan Kabupaten Gianyar pada lingkungan sekitarnya yaitu degradasi dan hilangnya daya dukung lingkungan dan sumber daya alam seperti air dan sampah yang tidak terkelola. Selain dari Deputi VI Menteri Negara Lingkungan Hidup RI, hadir sebagai nara sumber pada semiloka tersebut adalah anggota DPD RI, Ida Ayu Mas dan EPW Bali.
Dilain sisi, Sudarijono mengaku bakal memberikan penghargan yang setinggi-tingginya pada Pemerintah Kabupaten Gianyar dan Kaukus Lingkungan Kabupaten Gianyar, atas inisiatifnya dalam upaya mengembangkan kaukus lingkungan di setiap Desa Pakraman. Kabupaten Gianyar adalah kabupaten, pertama yang mengembangkan Kaukus Lingkungan hingga ke tingkat desa. Hal ini layak kiranya dijadikan contoh bagi kaukus lingkungan lain di Indonesia. Jika desa pakraman ini, telah menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan hidup maka tak sulit untuk membayangkan peningkatan kualitas lingkungan yang akan segera terjadi di Kabupaten Gianyar.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami