Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Penebas IB Anom Wijaya, Penusuk Yan Ketu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Apa peran tersangka Wayan Sudirga alias Yan Ketu terkait kematian Komang Ardana alias Burik? Dihadapan penyidik Direktorat Reskrim Polda Bali, Yan Ketu mengakui berperan menusuk perut korban, usai IB Anom Wijaya menebas korban di atas sepeda motor. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban Smik, tersangka Yan Ketu mengaku berdua mengeksekusi Burik, bersama IB Anom Wijaya yang tewas dibunuh kelompok preman di Jalan Cokroaminoto 11 Febuari lalu.
Keduanya mengendarai sepeda motor Supra menuju lokasi, dibilangan Jalan Kusuma Wijaya. Dimana, korban, Burik usai mengambil rekapan togel. Keduanya beraksi setelah Burik muncul mengendarai sepeda motor. Di atas sepeda motor, IB Anom Wijaya menghampiri dan secepat kilat menebas dada, leher dan punggung korban. Sekujur tubuh korban berdarah-darah. Sabetan pedang membuat korban tersungkur di tanah.
Dikala korban tersungkur, Yan Ketu turun dari sepeda motor dan menusuk berkali-kali. Korban yang tinggal di Jalan Bedahulu Denpasar itu, berhasil kabur namun tewas kehabisan darah, di kawasan pasar Pidada Denpasar. Menyoal barang bukti senjata tajam, hingga kini, belum ditemukan polisi. Padahal, polisi sudah melakukan pencaharian seharian penuh di aliran sungai, tepatnya di belakang rumah Made Sutama alias Minggik di Jalan Wibisana utara Denpasar. “Senjata tajam yang dipakai untuk membunuh Burik belum ditemukan. Tapi untuk sepeda motor sudah, dan masih diselidiki milik siapa,” kata Kombes Reniban.
Dikatakan Kombes Reniban, keterangan tersangka bisa saja, setiap saat berubah-rubah. Dan, itu tidak menjadi persoalan bagi polisi. Karena, aparat kepolisian bekerja sesuai fakta hukum. Sementara ini, Polisi masih menunggu hasil otopsi dari tim medis untuk mengetahui penyebab kematian korban. “Kita masih menunggu hasil visum. Apakah keterangan Yan Ketu sama dengan hasil visum. Bisa saja keterangan Yan Ketu menusuk, tapi hasil visum mengatakan ada luka besar. Ini masih didalami,” pungkas perwira melati tiga ini.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2225 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan