Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Arya Bayu Negara Dibekuk di Buleleng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus penembakan di Jalan Waturenggong Denpasar 18 Juni 2004 lalu akhirnya terungkap. Pelakunya yakni Wayan Sunarya alias Arya Bayu Negara, anak buah Made Sutama alias Minggik. Dia ditangkap di rumahnya di Desa Pejarakan Gerokgak Buleleng, Sabtu (29/3) sore sekitar pukul 18.30 Wita. Awal Febuari lalu, tim gabungan Polda Bali, sebelumnya mengerebek rumah tersangka di Jalan Pulau Buru No 14 Denpasar. Pengerebekan ini terkait pemberantasan preman, pasca, peledakan dan pembunuhan Burik dan IB Anom Wijaya. Namun saat digeledah, tersangka tidak berada di rumah. Yang ditemukan hanya istri dan anaknya.
Disaksikan kepala lingkungan, serta masyarakat setempat, rumah tersangka digeledah. Dan, ditemukan 50 butir peluru kaliber 38, kapak besar, dua buah samurai, tombak trisula, peredam senapan, parang, besi panjang, 30 anak panah, alat kokang senjata, clurit, dua buah baju hitam yang salah satunya bergambar Minggik, dua helm cerobong, ponsel, dan cebo atau cadar ala ninja. Direktur Reskrim Polda Bali, Kombes Pol Wilmar Marpaung menjelaskan penangkapan Wayan Sunarya alias Arya Bayu Negara, berdasarkan surat DPO (Daftar Pencarian Orang) yang dikeluarkan Poltabes Denpasar.
Terkait kasus penembakan yang menimpa korban Sapto, seorang buruh bangunan. Informasi menyebutkan, peristiwa penembakan 18 Juni 2004 lalu, salah sasaran. Sebenarnya tersangka Bayu menarget Heru Fitnes. Namun mengetahui dirinya ditarget preman, Heru fitnes kabur meloncat genteng dan lolos dari penembakan. Naas, tembakan timah panas mengenai leher Sapto dan nyaris tewas. Gagal menembak Heru, pelaku kabur dengan mobil Hardtop warna merah. “Korban ditembak mengenai lehernya dan beruntung tidak meninggal sehingga bisa memberikan keterangan,” ujar pamen melati tiga ini, Senin (31/3) didampingi Kabid Humas Kombes Pol AS Reniban.
Tertangkapnya tersangka Bayu, diharapkan mampu membongkar pelaku lain dibalik kasus penembakan di Waturenggong Panjer Denpasar. “Atau kemungkinan dia (Bayu) beraksi tidak sendiri alias ada pelaku lain. Sementara saat penggerebekan di rumahnya beberapa waktu lalu, polisi menemukan barang bukti berupa 50 butir amunisi caliber 38. Ini juga masih dikembangkan,” jelasnya. Ditambahkan Reniban, dia tak mau menduga-duga apakah amunisi kaliber 38 yang merupakan biasanya digunakan kepolisian didapat dari anggota atau dibeli di pasar gelap. “Kita tak mau menduga katanya, tapi fakta harus jelas. Ini yang masih kita dalami,” tegasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan