Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Embat Harta Majikan Buat Pulang Kampung

Minggu, 6 April 2008, 20:17 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Kelakuan Nengah Sukriani (38) membuat kesal majikannya, Made Suciati (36) tinggal di Jalan Raya Kerobokan Banjar Gede Kuta. Pembantu rumah tangga (PRT) yang baru dua bulan bekerja di rumah korban itu, mencuri sejumlah perhiasan emas untuk di foya-foyakan dikampung halamannya, di Karangasem. Terkuaknya ‘tangan panjang’ tersangka saat kembali dari Karang Asem. Dia pamitan ke sang majikan, Made Suciati, untuk mengundurkan diri bekerja sebagai PRT.

Tentu saja, Made Suciati, heran dan menaruh curiga. Apalagi selama beberapa bulan ini kerap kehilangan perhiasan emas dan uang tunai. “Korban melapor ke Polsek Kuta Utara dan mencurigai pembantunya pelaku pencurian. Di rumah korban sering kehilangan perhiasan,”jelas Kapolsek Kuta Utara AKP Si Mandra Putra. Sabtu (5/4), satuan buser menginterogasi tersangka terkait pencurian perhiasan di rumah korban. Awalnya tidak mengaku. Tapi lama-kelamaan mengaku juga.

Diakuinya, dia mencuri jam tangan merek Maida berlapis emas, cincin bertatahkan berlian, cincin emas, giok dan uang tunai Rp 500 ribu. Dalam keterangannya, uang Rp 500 ribu ditemukan di saku celana suami korban, saat mencuci. Sementara sejumlah perhiasan emas dicuri di kamar, saat korban tidak berada di rumah. “Cincin bertatahkan berlian diberikan ke kakaknya di Karangasem. Dan uang tunai Rp 500 ribu dibelikan oleh-oleh untuk pulang ke Karang Asem,”sebut Kapolsek didampingi Kanitreskrim Ipda Arif Prasetyo. Menurut Kapolsek, pencurian dilakukan tersangka sejak Maret dan total kerugian korban mencapai Rp 14,5 juta. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami